:
:
News
Rumah Zakat Yogyakarta Kembangkan Destinasi Wisata Watu Payung di Desa Berdaya Girisuko

 gomuslim.co.id-  Desa Berdaya Girisuko adalah salah satu Desa Berdaya Rumah Zakat di Kecamatan Panggang, Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seperti kebanyakan tempat di Gunung Kidul yang memiliki pemandangan indah dan banyak dijadikan destinasi wisata, Desa Girisuko juga memiliki pemandangan alam yang sangat eksotis dan menakjubkan, dari potensi inilah warga lokal setempat menjadikannya destinasi wisata sejak 2 tahun lalu yang dinamakan Watu Payung.

Di Watu payung pemandangan alam perbukitan Sewu dengan sungai oya yang melintang membatasi antara Kabupaten Gunung Kidul dan Bantul akan terlihat. Watu Payung juga menawarkan pemandangan sunset dan sunrise yang sangat mempesona.

Branch Manager Rumah Zakat Yogyakarta, Warnitis mengatakan kawasan ini sudah lama ada potensi, sudah lebih dari 2 tahun dan sudah menjadi destinasi warga lokal desa setempat. Namun belum dikelola dengan baik, belum ada fasilitas penunjang spot – spot foto selfie dan fasilitas lainnya.

Sebelumnya, pada tahun 2017 bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) didampingi Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat, bekerjasama dengan Komunitas Pasca Sarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mengembangkan Watu Payung menjadi destinasi yang tidak hanya bisa di kunjungi warga lokal Girisuko saja, melainkan juga wisatawan lainnya dari luar Girisuko.

Selain itu, Rumah Zakat juga turut membantu dalam membangun Mushola di Watu Payung, dan modal usaha untuk warga anggota kelompok tani guna mengembangkan usahanya dalam mendukung pariwisata daerah.

“Kami berkolaborasi dengan Komunitas Pasca Sarjana ISI Yogyakarta, lalu berbagi peran untuk membangun tempat wisata ini, Komunitas Pasca Sarjana ISI membangun spot – spot Selfie, Rumah Zakat melakukan pendampingan dan memberikan modal usaha untuk warga anggota kelompok tani hutan serta membangun Masjid di sini,” ujar Fasilitator Desa Beradaya, Iwan Saputra.

Untuk semakin mengenalkan wisata di Watu Payung pada (03/05) berlangsung Gelar Budaya dengan mengundang masyarakat umum, di acara tersebut digelar gejok lesung dan kegiatan berfoto ria di spot-spot yang sudah didirikan, Masyarakat umum pun antusias dengan kegiatan ini.

Kolaborasi dan pendampingan yang dilakukan Fasilitator Rumah Zakat berhasil menjadikan warganya berdaya dalam mengelola kawasan wisata sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga yang mengelola.

“Jadi ini adalah salah satu usaha kami dalam pengembangan sosio enterpraise di bidang pengembangan kawasan wisata desa, sehingga warga bisa lebih berdaya,” tambah Warnitis.

Untuk diketahui,  Rumah Zakat adalah lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan). (rz/dbs)

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image