:
:
News
Sepasang Lovebird Jadi Mahar Pernikahan, Ini Tanggapan MUI

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, video ijab-kabul pengantin menjadi perbincangan netizen di media sosial. Pasalnya, pada akad nikah secara Islam tersebut, mempelai pria menjadikan burung lovebird sebagai salah satu maskawin.

Wasekjen Bidang Fatwa MUI KH Sholahudin Al-Ayub berpandangan pada prinsipnya, maskawin adalah hak pengantin perempuan dan wali pengantin perempuan.

“Segala sesuatu yang dimubahkan atau dibolehkan secara Islam bisa dijadikan mahar. Dengan catatan, pengantin perempuan dan walinya rido atau setuju,” tutur Sholahudin. 

Syaratnya yang penting, lanjut Sholahudin, itu sesuatu yang mubah, tidak ada larangan agama untuk masalah itu.

“Nah, pertanyaannya, burung lovebird itu sesuatu yang mubah apa nggak?," kata dia.

Para ulama sendiri ada yang berbeda pendapat tentang masalah ini. Ada yang mengatakan ini tidak boleh secara mutlak. Karena apa, karena habitatnya dia sebenarnya di alam bebas, ini dikerangkeng. Ada yang mengatakan ini sesuatu yang boleh-boleh saja.

Namun, ia sendiri tidak mempermasalahkan burung lovebird dijadikan mahar. Baginya, burung lovebird adalah burung yang dimubahkan, sama saja seperti burung dara. Baginya, burung kicau ini boleh dijadikan mahar.

Sementara itu, adapun tiga hal penting terkait mahar. Pertama, mahar adalah hak wali dan mempelai perempuan. Kedua, mahar seharusnya tidak memberatkan. Ketiga, mahar berupa sesuatu yang mubah atau halal, tidak sesuatu yang dilarang agama.

"Dalam Islam itu dianjurkan supaya mahar itu tidak mahal-mahal. Artinya, yang ringan, sehingga para pemuda yang menikah itu bisa menjalankannya. Ada beberapa adat istiadat yang mahar pernikahan itu sangat mahal sekali sehingga memberatkan," jelasnya.

Video viral di sosial media terlihat prosesi ijab-kabul pengantin. Uniknya, mempelai pria menjadikan burung lovebird sebagai salah satu maskawin.

"Dengan maskawin burung lovebird dan uang seratus delapan puluh ribu rupiah dibayar tunai," kata penghulu.

"Saya terima nikahnya Mara Elviesta binti Koko Asmara dengan maskawin uang seratus delapan puluh ribu rupiah dan sepasang burung lovebird dibayar tunai," ujar mempelai pria dengan lancar.

Di atas meja penghulu tersebut tampak ada sangkar burung berisi sepasang burung lovebird yang dijadikan maskawin. (nat/dbs/foto:bogordaily)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store