:
:
News
Kemenag Imbau Jemaah Manfaatkan Sisa Waktu Pelunasan BPIH Tahap Pertama

gomuslim.co.id- Hari ini, Jumat (04/05/2018) adalah  hari terakhir pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk jamaah haji reguler tahap I. Kasubdit Pendaftaran Haji Noer Aliya Fitra (Nafit) menghimbau kepada jemaah untuk memanfaatkan sisa waktu pelunasan tahap pertama.

“Karena jika habis waktu pelunasannya, alokasinya sudah bukan lagi diberikan kepada mereka. Pelunasan tahap dua akan digunakan untuk jemaah gagal sistem, sudah haji, penggabungan mahram, dan lansia yang memenuhi syarat,” ujarnya. 

Menurutnya, jika sampai berakhirnya pelunasan tahap pertama masih ada sisa kuota, maka akan dibuka pelunasan tahap kedua. “Pelunasan tahap kedua dibuka dari 16 sampai 25 Mei 2018,” terang Nafit.

Sampai Kamis kemarin pada jam 15.00 WIB, petugas mencatat ada 187.530 jemaah telah melakukan pelunasan. "Sampai sehari menjelang ditutupnya masa pelunasan BPIH Reguler tahap pertama, sudah ada 187.530 atau 92,61% calon jemaah haji yang melakukan pelunasan. Angka ini diharapkan akan terus bertambah sampai dengan tahap akhir pelunasan tahap pertama," paparnya.

Artinya, masih ada 16.470 kuota yang belum terlunasi. Data tersebut terdiri dari 14.983 kuota haji reguler dan 1.487 Tim Petugas Haji Daerah (TPHD). "Sampai hari ini, belum ada TPHD yang melakukan pelunasan," tutur Nafit.

Keputusan Menteri Agama (KMA) No 109 Tahun 2018 tentang Kuota Haji Tahun 1439H/2018M mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 yang terdiri dari kuota haji reguler (204.000) dan kuota haji khusus (17.000). Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 202.513 untuk jemaah haji dan 1.487 untuk petugas haji daerah.

Pelunasan BPIH Reguler dilakukan pada setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 - 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 - 16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 - 17.00 WIT.

Nafit menjelaskan, pelunasan tahap kedua diperuntukkan bagi jemaah dengan kriteria sebagai berikut:

1) mengalami kegagalan sistem pada pelunasan BPIH tahap kesatu;

2) berstatus pernah berhaji yang telah berusia 18 tahun atau sudah menikah;

3) pengajuan penggabungan suami/istri atau anak kandung/orang tua terpisah yang salah satunya telah melunasi di tahap 1;

4) pengajuan lanjut usia minimal 75 tahun yang dapat disertai dengan 1 (satu) orang pendamping;

5) cadangan yang berasal dari Jemaah Haji yang berhak lunas tahun 1440H/2019M sebanyak 5 persen. (njs/kemenag/foto:palapanews)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store