:
:
News
Kenalkan Ekonomi Syariah Sejak Dini, BI Jateng Gelar Hari Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah 

gomuslim.co.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah menggelar Hari Edukasi Ekonomi Syariah kepada Pelajar SMA Sederajat Provinsi Jateng, Kamis (26/4/2018). Kegiatan yang digelar di SMA Negeri 1 Semarang ini dilakukan sebagai upaya mengenalkan ekonomi syariah kepada masyarakat sejak dini.  

Kegiatan ini dilakukan serentak di delapan kabupaten/kota se-Jateng, dan diikuti lebih dari enam ribu siswa SMA. Menurut Kepala Grup Advisory and Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, ekonomi syariah mempunyai konsep inklusif dan berdimensi universal yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam memerkuat ekonomi.

“Ekonomi syariah tidak hanya dinikmati kalangan umat Islam saja. Sebab, seluruh kalangan, suku maupun agama juga bisa menikmati ekonomi syariah. Karena, ekonomi syariah bersifat universal dan bisa dimanfaatkan semua pihak,” ujarnya.

Ia berharap dengan edukasi kepada para siswa nantinya sudah terbentuk pengetahuan tentang ekonomi syariah sejak dini. “Harapannya, siswa secara dini sudah mengetahui ekonomi syariah. Ekonomi syariah ini kita menggandeng Asbisindo, dan di setiap sekolah ada bank-bank syariah yang menjelaskan tentang ekonomi syariah. Selain mengenalkan ekonomi syariah, kita juga kenalkan produk-produk perbankan syariah lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan pihaknya secara konsisten mendorong dan mengembangkan ekonomi syariah kepada generasi muda. Meskipun tidak dalam jumlah yang besar, namun sosialisasi terus dilakukan. “Biasanya ada kelompok siswa dari sekolah yang datang ke kantor dan kita sisipkan pengenalan tentang ekonomi syariah,” katanya.

Di tempat berbeda, Bank Indonesia Solo bekerjasama dengan Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) Soloraya juga menggelar Hari Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam, Sukoharjo dan SMKN 1 Sragen, Jawa Tengah.

Deputi KPw BI Solo, M Taufik Amrozi mengatakan, acara ini sebagai bentuk perpanjangan dari Road to Fesyar 2018. "Segmentasi pelajar adalah untuk memberikan wawasan secara lebih mendalam dan awareness kepada masyarakat khususnya pelajar tentang ekonomi dan keuangan syariah," paparnya.

Setidaknya sebanyak sekitar 700 pelajar, santriwan dan santriwati PPMI Assalaam mengikuti acara ini. Sementara dari SMKN 1 Sragen, ada 885 siswa yang mengikuti kegiatan ini.

Rencananya, kegiatan edukasi ini akan diajukan kepada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pencatatan rekor edukasi ekonomi dan keuangan syariah kepada Pelajar terbanyak dan dinobatkan sebagai Hari Edukasi Ekonomi dan Keuangan Syariah. (njs/tribun/radioidola/dbs/foto:financialku)

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store