:
:
News
IAIN Jember Inisasi Penerjemahan Alquran Bahasa Osing Banyuwangi

gomuslim.co.id- Upaya memudahkan masyarakat untuk mempelajari Alquran terus dilakukan. Salah satunya seperti yang dilakukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember yang menginisiasi penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi baru-baru ini.

Menurut Rektor IAIN Jember, Babun Suharto, dalam waktu dekat, ia akan menandatangani naskah kerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Balitbang Kemenag RI. “Kami intens melakukan komunikasi dengan Litbang Kemenag RI untuk bersinergi mewujudkan penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing,” ujarnya.

Ia menyebut, rencana penerjemahan Alquran bahasa Osing ini sebenarnya sudah lama digagas. Hanya saja, pihaknya baru dapat merealisasikan pada tahun anggaran 2018 ini. Langkah tersebut dilakukan untuk memfasilitasi umat Islam dalam mempelajari Alquran.

“Alhamdulilah, pada 2018 ini kami telah menyiapkan segala bentuk dokumen yang diperlukan dalam proses penerjemahan Alquran bahasa Osing Banyuwangi. Kehadiran Kepala Pusat Lektur menjadi penanda awal dari kerjasama penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Muhammad Zain mengatakan pihaknya menyambut baik inisiasi IAIN Jember dalam penerjemahan Alquran bahasa Osing. Menurutnya, hingga saat ini, Kementerian Agama di bawah komando Menag Lukman Hakim Saifudin telah menerjemahkan Alquran ke dalam berbagai bahasa daerah.

“Penerjemahan Alquran dalam bahasa daerah merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki Kemenag. Pembuatan Alquran terjamahan bahasa daerah sudah dilakukan sejak tahun 2011 lalu. Semoga tahun 2018, rencana untuk penerjemahan Alquran dalam bahasa Osing Banyuwangi juga dapat diwujudkan,” ungkapnya.

Menurut Zain, bahasa Osing Banyuwangi memiliki karakter yang unik dan masih aktif digunakan. “Semoga rencana ini berjalan dengan baik dan dapat diwujudkan lengkap dengan versi aplikasi digital untuk memudahkan generasi milenial,” tutupnya. (njs/iainjember/dbs/foto:kompas)

Responsive image
Other Article