:
:
News
Direktorat Pelayanan Haji: Calon Jemaah Perlu Waspadai Oknum Jelang Pelunasan BPIH

gomuslim.co.id- Awal April mendatang para jemaah haji dan umroh yang masuk dalam daftar jemaah haji reguler Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama akan melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) untuk tahun 2018.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kasubdit Pendaftaran Haji Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri, Noer Aliya Fitra mengimbau agar calon jemaah haji tidak mudah tertipu dengan adanya oknum.

“Biasanya menjelang masa pelunasan BPIH ini, ada oknum yang merayu calon jemaah agar bisa berangkat lebih dulu,” katanya.

Noer mengimbau jika ada oknum yang menawarkan bisa berangkat lebih dulu dari jemaah lain, mohon jangan mudah percaya dan tertipu.

Lanjut dia, jika ada calon jemaah mengalami hal seperti itu, agar menanyakan langsung kepada kantor Kementerian Agama setempat. Karena biasanya menjelang pelunasan sering beredar informasi yang kurang benar atau hoax terkait dengan pelunasan.

Sedangkan, proses pelunasan BPIH tersebut hanya bisa dilakukan oleh calon jemaah yang memang sudah berhak. Pertama, calon jemaah harus terlebih dahulu melakukan pemeriksaan tim kesehatan di kabulaten/kota.

Setelah pemeriksaan, calon jemaah akan mendapatkan berita acara tentang isthithaah kesehatan haji. Setelah jemaah mendapatkan berita acara itu, jemaah baru bisa melaksankan pelunasan BPIH tahap pertama.

“Tahap pertama diperuntukkan bagi jemaah haji reguler yang lunas tunda tahun sebelumnya dan jemaah haji urutan masuk kuota tahun ini yang belum berhaji, telah berusia 18 tahun, atau sudah menikah,” terangnya.

Saat ini pihak bank telah siap menerima pelunasan dari calon jemaah haji yang masuk daftar berangkat tahun ini.

"Kalau bank itu Insya Allah sampai saat ini sudah siap melayani pelunasan seperti biasanya," katanya.

Kata Noer, seperti tahun-tahun sebelumnya proses pelunasan yang akan dilayani bank masih sama. Jadi, calon jemaah haji hanya perlu datang ke bank dan melakukan setoran lunas sambil membawa bukti setoran awalnya dulu.

Setelah itu, calon jemaah bisa melakukan transfer ke rekening Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk pelunasan.

"Jadi, kalau dari sistem sudah ready, sepeerti tahun lalu, tidak ada perubahan regulasi terkait dengan sistem," pungkasnya. (nat/kemenag/dbs/foto:tempo)

Responsive image
Other Article
Responsive image