:
:
News
Bantu Pendidikan Pesantren, Perusahaan Ekspedisi Ini Luncurkan Program SiCepat Syariah 

gomuslim.co.id- Industri keuangan syariah saat ini tidak hanya terfokus di sektor perbankan dan asuransi. Lebih dari itu, sejumlah perusahaan yang menyediakan layanan jasa lainnya. Seperti yang dilakukan SiCepat Ekspres baru-baru ini. Perusahaan ekspedisi untuk kebutuhan berbelanja e-commerce dan retail tersebut meluncurkan program SiCepat Syariah

Peluncuran program tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun SiCepat Ekspres yang keempat. Menurut Chief Marketing Officer (CMO) SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati, lewat program ini, mereka mengalokasikan 2,5 persen dari nilai potongan diskon ongkos kirimnya (ongkir) untuk disumbangkan kepada lembaga pendidikan agama atau pesantren.

“Terutama pesantren di kawasan Cilacap dan Lombok. Kami juga akan menambahnya sebesar 2,5 persen lagi, sehingga totalnya akan menjadi 5 persen. Program ini tidak berkaitan langsung dengan layanan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan alokasi donasi tersebut ke depannya akan mereka laporkan di setiap kuartal. Komitmen tersebut merupakan wujud transparansi pengelolaan dana dan menjaga kepercayaan pelanggan.

Wiwin mengungkapkan alasan mengambil konsep syariah dan mengalokasikan nilai potongan ke pondok pesantren adalah karena seluruh mayoritas penduduk Indonesia Muslim. "Ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk memajukan pendidikan di Indonesia," katanya.

SiCepat Ekspres sendiri merupakan satu-satunya yang mengusung konsep syariah dibanding perusahaan logistik yang ada. "Periodenya masih terus kita open sampai akhir tahun. Karena kita meyakini program ini baik dan bagus karena memang belum ada ekspedisi program syariah seperti sekarang ini," ungkapnya.

Meski perusahaan terbilang masih muda, SiCepat kini sudah tergabung 12.500 online shop (UMKM) dan 12 e-commerce. Wiwin mengatakan SiCepat Ekspres dalam lima tahun ke depan menargetkan menjadi nomor dua di perusahaan ekspedisi.

"Karena kita menomor satukan layanan. Pokoknya kita tidak mau asal kirim barang aja, percuma. Makanya, kita benar-benar mau fokus dengan perkembangan teknologi karena kita mau fokus memberikan layanan terbaik dulu," pungkasnya.

Adapun beberapa terobosan yang dihadirkan perusahaan ini di antaranya layanan 15 jam sampai untuk wilayah Jabodetabek dengan tarif reguler, Same Day Delivery, dan yang terbaru adalah layanan Cash on Delivery (COD) yang dijalankan dengan mitra platform e-commerce seperti Lazada.

Dengan layanan Same Day Delivery dan Cash On Delivery, Wiwin optimistis pihaknya dapat menyentuh angka 150.000 pengiriman barang per hari pada Maret 2018 mendatang.

“Pertumbuhan cukup terbantu dengan geliat ranah e-commerce di Indonesia. Sektor perdagangan online telah menyumbang aktivitas pengiriman mereka hingga mencapai tujuh puluh persen dibandingkan dengan sektor retail,” ujarnya.

Saat ini layanan dari SiCepat Ekpress sudah hadir di 12 kota besar di Indonesia, di antaranya di kawasan Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, Makasar, Balikpapan, Batam, hingga Medan. (njs/dbs/foto:tribun)

 

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store