:
:
News
Gelar FGD, Direktorat PTKI Kemenag Review Layanan Program Beasiswa 5000 Doktor

gomuslim.co.id- Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang Review dan Layanan Program 5000 Doktor Luar Negeri. Kegiatan ini diikuti unit teknis pengelola program dari Kemenag dan pengelola Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) dari Kemenristekdikti.

Dalam sambutannya, Direktur Diktis, M. Arskal Salim GP berharap, tahun ini ada peningkatan profesionalisme dan keterbukaan dalam pengelolaan program 5000 doktor. “Kita ingin pengelolaan program unggulan ini lebih baik, khususnya dalam hal transparansi,” ujarnya.  

Kegiatan FGD ini difokuskan pada perumusan draft pedoman pencairan dana beasiswa serta review Standard Biaya Masukan (SBM). Perumusan dan review berdasarkan lesson learned dari berbagai Instansi penyedia beasiswa dari Kementerian atau Lembaga.

Salah satu narasumber, Inspektur Investigasi Itjen Kemenag, Rojikin memaparkan tentang Sistem Pengelolaan Keuangan dan Layanan Publik yang Transparan dan Akuntabel. Ia menyebutkan bahwa Program 5000 Doktor yang sekarang sedang berjalan merupakan salah satu program unggulan Kemenag.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan PTKI,” katanya.

Karenanya, lanjut dia, manajemen pengelolaannya harus tepat tujuan, tepat aturan, tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. Semua program harus didukung oleh regulasi yang memadai sebagai pijakan pengelolaan beasiswa. “Semua komponen pembiayaan yang ada harus dimasukan dalam regulasi, sehingga pencairan dana beasiswa mempunyai dasar hukum,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, pengelola BUDI Kemenristekdikti yang diwakili Kepala Subbagian Kerjama Ditjen Sumberdaya dan Iptek, Anis Apriliawati, menekankan pentingnya Standard Operational Procedure (SOP) sebagai pedoman yang harus dipegang oleh pengelola untuk memudahkan setiap kegiatan dan juga menjaga etika kinerja.

Dalam FGD ini juga dibangun komitmen kerjasama antara Project Management Unit (PMU) 5000 Doktor dengan Itjen Kemenag dalam bentuk pendampingan, audit, serta monitoring dan evaluasi.

Selain itu, dilakukan juga penjajakan kerjasama antara Pengelola Basiswa BUDI dengan PMU 5000 Doktor dalam hal pertukaran informasi dan pengalaman pengelolaan beasiswa. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi penunjang bagi peningkatan kualitas layanan dan pemenuhan transparansi informasi. (njs/kemenag)

Responsive image
Other Article
Responsive image