:
:
News
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Pemprov Banten Prioritaskan Penataan Destinasi Wisata

gomuslim.co.id- Pada Tahun 2018 ini, Pemerintah Provinsi Banten prioritaskan program penataan destinasi wisata. Langkah ini ditempuh dalam upaya meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Banten. Dengan penataan ini diharapkan kondisi destinasi wisata di Banten semakin lebih bagus, lebih tertata, dan lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati dalam rilisnya mengatakan ada empat pilar prioritas program yang kami laksanakan. Penataan destinasi sesuai indikator daya tarik wisatawan mulai infrastruktur, lokasi parkir, akses menuju objek wisata dan pengembangan masyarakat di sekitar destinasi wisata, salah satunya merevitaliasi lokasi wisata ziarah Banten Lama.

Fokus lainnya, sambung Eneng, penguatan industri pariwisata dan ekonomi kreatif, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan pemasaran pariwisata.

“Kami ingin Banten tetap diminati wisatawan untuk dikunjungi.Jika destinasi wisatanya bagus, nanti juga wisatawan bisa berhari-hari berada di lokasi wisata dan suatu saat pasti kembali lagi datang ke objek wisata itu,” harapnya.

Selan itu, dari program prioritas tersebut juga akan dipisahkan sesuai masukan-masukan dari pemangku kepentingan pariwisata di Provinsi Banten untuk mendapatkan dukungan anggaran, baik dari pemerintah pusat melalui APBN maupun APBD. Serta melalui pos anggaran yang ada di masing-masing organiasi perangkat daerah (OPD) memberikan daya dukung terhadap pengembangan pariwisata Banten.

“Nanti akan tetap kita kawal. Tapi fokus kita tahun ini dan 2019 pada pengembangan destinasi wisata. Tujuannya, kata dia, sesuai dengan arahan dari gubernur Banten, pengembangan destinasi wisata tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Peningkatan laju pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan lama tinggal wisatawan yang datang ke Banten,” jelasnya.

Forum Rencana Kerja Dinas Pariwisata Provinsi Banten tahun 2019 dalam upaya menampung berbagai masukan dan usulan untuk penyusunan program dan rencana kerja Dinas Pariwisata Provinsi Banten Tahun 2019. Setelah berbagai usualan tersebut masuk dari semua pihak terkait atau “stakeholder” kepariwisataan di Banten, nantinya akan dipisahkan dan yang menjadi prioritas akan dituangkan dalam program untuk dilaksanakan Tahun 2019.

Sebelumnya, pada tahun 2015, tiga sub sektor ekonomi kreatif seperti fashion, kriya dan kuliner Banten berada di posisi ke tiga tingkat nasional setelah Jawa Barat dan Jawa Timur dengan total ekspor mencapai 3,03 miliar dolar AS atau sekitar 15,66 persen. Meski saat ini sektor infrastruktur, pendidikan dan kesehatan menjadi fokus pemerintah provinsi beberapa tahun ke depan, pemerintah provinsi Banten juga tidak mengesampingkan kepentingan pariwisata.

“Dengan adanya forum Rencana Kerja (Renja) Pariwisata ini dapat menjaring aspirasi pelaku usaha pariwisata dari seluruh kabupaten atau kota di Banten. Ini dilakukan guna perencanaan pembangunan pariwisata di Banten pada 2019, “ pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Disbudpar Banten, tercatat ada sekitar 45 destinasi wisata di Provinsi paling barat Pulau Jawa sudah menjadi hits yang kerap dikunjungi wisatawan. Obyek wisata itu wisata alam, wisata religi, bahari, kuliner, hingga wisata sejarah. Dari jumlah itu ada sedikitnya 10 destinasi wisata yang sangat terkenal, seperti Masjid Agung Banten, Wisata Pantai, Kampung Baduy, Taman nasional Ujung Kulon, dan lainnya.  (fau/antara/disbudparbanten/dbs/foto: pantaimabak)

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store