:
:
News
BRI Syariah Siap Tingkatkan Penyaluran KUR Syariah Tahun Ini

gomuslim.co.id- Peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah menjadi salah satu fokus BRI Syariah pada 2018. Upaya meningkatkan porsi pembiayaan mikro melalui program pemerintah tersebut diyakini dapat tumbuh lebih baik.

Menurut Sekretaris Perusahaan BRI Syariah, Indri Tri Handayani, penyaluran KUR akan difokuskan pada bidang ekonomi kreatif. “Tahun 2017, realisasi penyaluran KUR BRI Syariah mencapai sebesar Rp 465 miliar. Pembiayaan tersebut sepenuhnya disalurkan ke sektor mikro kepada 20.887 debitur. Tahun ini kuota kami meningkat menjadi Rp 550 miliar," ujarnya, Minggu (18/02/2018).

Ia menjelaskan, penyaluran KUR BRI Syariah cukup merata untuk Jawa dan luar Jawa, dengan prioritas di Jawa. Skema pembagian wilayah penyaluran KUR BRI Syariah untuk tahun ini mencakup Jawa sebesar 49,3 persen, Sumatera 26,9 persen, Kalimantan 9 persen, serta Sulawesi dan Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 14,8 persen.

“Secara nominal, target penyaluran di Jawa sebesar Rp 271 miliar dari kuota. Lalu Sumatera Rp 148 miliar, Kalimantan Rp 50 miliar, serta Sulawesi dan Bali dan Nusa Tenggara sebesar Rp 81 miliar,” katanya.

Ia menambahkan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya melakukan upaya peningkatan melalui komunitas-komunitas dengan memberikan arahan penjualan KUR melalui komunitas. Selain itu, melalui grebek pasar setiap pekan. "Upaya melalui komunitas tersebut guna meningkatkan sektor yang wajib ke sektor produksi 60 persen," imbuhnya.

Di sisi lain, proyeksi kuota KUR BRI Syariah yang meningkat menjadi Rp 550 miliar tadi akan disalurkan antara lain ke sektor produktif sesuai dengan ketentuan pemerintah yang mensyaratkan minimal 50 persen. Sektor produktif tersebut meliputi pertanian, perikanan, perkebunan, dan industri pengolahan. Selain itu, disalurkan ke sektor konstruksi dan jasa-jasa.

"Proyeksi BRI Syariah akan disalurkan untuk 16 sub sektor Bekraf yang memiliki potensi besar," ungkapnya.

Seperti diketahui, pada 2017, BRI Syariah menjadi satu-satunya penyalur KUR Syariah. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengajukan untuk menjadi penyalur KUR Syariah pada 2018. Total target penyaluran KUR untuk BPD NTB mencapai sebesar Rp 122 miliar. Target tersebut terdiri atas KUR mikro sebesar Rp 83 miliar dan KUR ritel sebesar Rp 39 miliar.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan tahun ini BPD NTB menyalurkan KUR Syariah saja.

Pemerintah telah menargetkan penyaluran KUR secara keseluruhan pada 2018 mencapai Rp 116,63 triliun. Target tersebut mencakup penyaluran KUR mikro sebesar Rp 79,64 triliun, KUR ritel sebesar Rp 36,38 triliun, serta KUR TKI sebesar Rp 603 miliar. Tahun ini, terdapat 41 lembaga penyalur KUR yang terdiri atas bank umum, bank umum syariah, bank pembangunan daerah, lembaga pembiayaan atau multifinance, serta koperasi. (njs/dbs/foto:goukm)

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store