:
:
News
Pengepakan Ribuan Ton Beras Rampung, ACT Segera Layarkan Kapal Kemanusiaan ke Palestina

gomuslim.co.id- Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan memberangkatkan Kapal Kemanusiaan Palestina pekan ini. Rencananya, pemberangkatan kapal pengangkut ribuan ton beras tersebut akan dilakukan pada Rabu (21/2/2018) mendatang.

Menjelang keberangkatan, ribuan ton beras telah diproses untuk pengepakan dan pengangkutan menuju Terminal Petikemas Surabaya. Aktivitas tersebut dimulai sejak Kamis (15/2), dan berlangsung selama empat hari. Minggu (18/2), proses pengepakan ini pun rampung.

Seluruh proses pengepakan beras Kapal Kemanusiaan Palestina berpusat di Lumbung Pangan Masyarakat, Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Hal ini disampaikan oleh salah satu pengelola Lumbung Pangan Masyarakat (LPM), Harun.

"Beras yang telah dipanen dan dibersihkan dari gabahnya, dikemas dalam karung yang mampu memuat 25 kg beras. Karung-karung beras tersebut lantas diangkut menuju gudang kontainer. Di sinilah, truk kontainer yang membawa ribuan ton beras siap diberangkatkan menuju Terminal Petikemas Surabaya," terangnya.

Dalam prosesnya, beras yang dikemas tidak hanya dikumpulkan dari wilayah Blora saja, namun juga beberapa kabupaten lainnya seperti Bojonegoro dan Rembang. Kegiatan ini dilakukan setelah panen raya di beberapa kabupaten di Jawa Tengah.

Sementara itu, pengepakan dan pengangkutan beras ini sendiri melibatkan puluhan relawan Blora. Lamiran selaku Koordinator Relawan di LPM mengungkapkan, jumlah tersebut gabungan dari relawan-relawan penimbangam, pengemasan, hingga pengangkutan. "Bahkan, jika dihitung dari proses masa panen, jumlah relawan bisa mencapai ratusan," terang Lamiran.

Secara bertahap, ribuan ton beras tersebut kini sudah diberangkatkan menuju Terminal Petikemas Surabaya sejak Kamis (15/2). Proses keberangkatan ini akan berlangsung hingga Senin (19/2).

Lamiran mengatakan, para relawan amat senang bisa berpartisipasi dalam pengiriman beras ke Palestina ini. Baik para penimbang, pengemas, hingga pengangkut beras begitu telaten menyiapkan beras-beras terbaik untuk Palestina.

"Karena mereka memang paham tentang apa yang sedang menimpa warga Palestina. Sampai sekarang masih dijajah Israel, sampai-sampai kesulitan pangan, listrik, dan lain-lain," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bagaimana para relawan bangga dengan kaus Kapal Kemanusiaan yang mereka kenakan ketika bekerja. "Bahkan saat tidak beraktivitas di LPM untuk pengepakan dan pengangkutan beras, mereka tetap pakai kaus itu sehari-hari. Mereka bangga bisa jadi bagian dari relawan KKP," ucapnya. (njs/act)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store