:
:
News
Usung Moderasi Islam, Kemenag Akan Bentuk Standarisasi Kurikulum dan SDM Pesantren

gomuslim.co.id- Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kamaruddin Amin mengatakan bahwa Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren)  akan melakukan standardisasi mutu pesantren.

“Selama ini izin pesantren dikeluarkan oleh Kemenag. Karenanya, Kemenag ikut bertanggung jawab dalam proses perkembangan pesantren dan perannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutur Kamaruddin saat menjadi pembicara dalam Diskusi Interaktif Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2018 di Jakarta.

Kamaruddin menilai pembinaan pesantren perlu dilakukan agar tidak lepas kendali. Jangan sampai di pesantren lahir bibit radikalisme. Itulah perlunya standarisasi mutu pesantren.

Ke depan, lanjut Kamaruddin, Kemenag akan mengeluarkan peraturan standar minimal kitab-kitab yang harus ada dan dikaji di pesantren.

"Jadi tidak hanya infrastrukturnya saja yang harus standar," terangnya.

Dalam hal ini tak hanya infrastruktur dan kitab-kitab nya saja, tetapi kurikulum dan Sumber Daya Masyarakat (SDM) di pesantren juga menjadi perhatian Kemenag.

"Kurikulum dan SDM di pesantren juga akan kita standardisasikan, karena selama ini tidak pernah melakukan apapun untuk menstandardisasi pesantren," tukasnya.

Meski tidak pernah melakukan standarisasi, sampai saat ini, pesantren menjadi lembaga yang fundamental dalam pengaruh moderasi Islam.

Di samping itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi, menyebut saat ini pihaknya sedang menggarap Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Standarisasi Mutu Pesantren.

"PMA nya sedang kita garap, semoga tahun ini terbit," kata Zayadi. (nat/dbs/foto: gontor)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store