:
:
News
Situs Kawah Al-Wahbah Jadi Wisata Petualangan Terbaru di Arab Saudi
gomuslim.co.id- Tak ingin mengandalkan potensi minyak yang selama ini memberikan kejayaan pada kerajaan, kini Arab Saudi mulai menggarap potensi pariwisata yang dimilikinya. Sebuah situs kawah yang terletak di Al-Wahbah kini dilirik untuk dijadikan destinasi wisata.
 
Seorang operator tur perjalanan privat Amr Khalifa membawa sekelompok petualang untuk berkemah di tepi kawah tersebut.
 
"Aku bercerita kepada teman-temanku soal Al Wahbah dan mereka belum tahu itu," ujar seorang bankir yang tinggal di Jeddah, Mohamed Bahroon.
 
Kawah yang masih belum terkenal itu berjarak empat jam perjalanan naik mobil dari Jeddah. Menurut kisah warga setempat, kawah Al-Wahbah merupakan sisa gunung api yang pernah aktif. Cerita rakyat yang berkembang menyebut kawah itu terbentuk karena ada dua gunung yang saling jatuh cinta.
 
Namun salah satu gunung lenyap sehingga meninggalkan rongga berupa kawah Al- Wahbah. Saat ini, untuk mempermudah akses menuju lokasi ini, pemerintah Arab Saudi membangun jalan dan penanda menuju kawah. Shelter piknik juga infrastruktur penunjang yang ikut dibangun di sekeliling kawah.
 
"Tantangan utama adalah membuat tempat ini mudah dijangkau," kata Khalifa. Menurutnya saat ini baru ada satu kelompok yang datang berkemah di akhir pekan.
 
Wisatawan adalah sektor yang dititikberatkan oleh pemerintah Arab Saudi jelang tahun 2030. Cetak biru pembangunan sedang digodog di bawah pemerintahan Pangeran Mohammad bin Salman.
 
Bahkan, Agustus tahun lalu, kerajaan Arab Saudi mengumumkan proyek jutaan dolar untuk mengubah 50 pulau di Laut Merah menjadi resort-resort mewah.
 
Seperti dilansir dari publikasi AFP, Kepala Bidang Pariwisata Pangeran Sultan bin Salman bin Abdulaziz mengatakan Arab Saudi akan menerbitkan visa turis elektronik. Penerbitan itu akan dimulai pada kuartal pertama 2018. Visa tersebut akan diberikan kepada semua seluruh negara yang mengizinkan warganya berkunjung ke negara-negara Teluk.
 
"Kerajaan ini adalah harta karun luar biasa, dan kami bukan hanya pedagang minyak," ujar  Pangeran Sultan. (nat/afp/dbs/foto:poshariini)
 
 
Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store