:
:
News
Dukung Pengusaha Muda, BSM Luncurkan Islamic Sociopreneur Development Program di IPB

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, Bank Syariah Mandiri (BSM) meluncurkan Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Program ini terjalin atas kerjasama BSM, Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZNAS BSM Umat) dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Menurut Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni Subari, ISDP merupakan program beasiswa berupa pemberian uang saku, SPP, pembinaan spiritual, permodalan, pelatihan atau magang kewirausahaan serta pendampingan usaha. Program senilai Rp1,9 miliar untuk 25 mahasiswa terpilih ini, bertujuan mencetak wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial kepada masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa ISDP ini sejalan dengan misi Presiden Joko Widodo terkait pengusaha muda. "ISDP merupakan fokus dan concern Mandiri Syariah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui program ini diharapkan lahir para pemuda yang mandiri dan bisa berwirausaha dengan segala keterampilan yang dimilikinya," ujarnya, Jumat (19/01/2018).

Pada kesempatan yang sama, BSM juga menyerahkan beasiswa crash program senilai Rp100 juta. Toni menambahkan kerja sama dengan IPB sudah berjalan sejak 2007. "Kami bersyukur dan bangga mendapat kepercayaan IPB dalam menyediakan layanan pembayaran SPP mahasiswa melalui host to host. Ke depannya kami berharap mendapat peluang lebih besar untuk menawarkan layanan dan produk perbankan syariah lainnya kepada karyawan dan mahasiswa IPB," paparnya.

Sebelumnya, BSM juga turut mendukung kegiatan mahasiswa IPB melalui pembangunan mushala di lingkungan kampus, dukungan berbagai kegiatan mahasiswa seperti dies natalies, try out, dan lain-lain. BSM telah banyak bekerja sama dengan universitas negeri di antaranya Universitas Gajah Mada, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Universitas Islam Malang (Unisma) serta kampus-kampus besar di beberapa wilayah Indonesia.

Ia berharap, BSM dapat menawarkan produk perbankan seperti pembiayaan umrah dan tabungan haji, Gadai dan Cicil emas, BSM OTO, BSM Griya, dan lain-lain. "Kami optimistis produk kami dapat mengakomodasi keinginan karyawan dan mahasiswa untuk berbank syariah," ungkapnya.

Sementara itu, EVP Retail Banking BSM, Niken Andonowarih menuturkan sebagai bank BO II, Mandiri Syariah menjadi bank penyalur gaji pegawai negeri. "Kami sangat senang apabila ada pegawai atau dosen IPB ingin melakukan payrollnya di Mandiri Syariah," katanya.

Direktur Eksekutif Laznas BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah menambahkan, tujuan ISDP adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai bidang sociopreneur secara umum. Menurutnya, para penerima beasiswa dituntut mampu memberikan dampak positif khususnya dari sisi sosial ekonomi masyarakat.

Mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan (agent of change), diharapkan tidak hanya memberi perubahan dari segi intelektualitas saja, tetapi dapat menciptakan dan melahirkan entrepreneur yang  terampil dan mandiri.

Selama tahun 2017, Mandiri Syariah melalui lembaga amil zakat Laznas BSM Umat telah menyalurkan beasiswa pendidikan sebesar Rp6,02 miliar. Mandiri Syariah merupakan anak perusahaan Bank Mandiri dan satu-satunya bank syariah kelompok Buku III juga bank syariah pertama yang menginisiasi private placement project based sukuk dengan total Rp4 triliun.

Hingga September 2017, BSM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp58,72 triliun atau tumbuh 10,28% dibanding Rp53,24 triliun pada September 2016 dengan total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp74,75 triliun atau tumbuh 13,30% (yoy) dibandingkan posisi Kuartal III 2016 yang sebesar Rp65,98 triliun. (njs/dbs/foto:sindo)

Responsive image
Other Article
Responsive image