:
:
News
Februari 2018, LPDB-KUMKM Mulai Salurkan Dana Bergulir dengan Skema Syariah

gomuslim.co.id- Penyaluran dana bergulir dengan menggunakan skema syariah akan mulai diluncurkan pada Februari 2018. Total alokasi dana sebesar Rp 450 miliar dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) itu bakal disalurkan kepada beberapa koperasi.

Menurut Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM, Jaenal Aripin, koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah (KSPPS) dan unit simpan pinjam pembiayaan syariah (USPPS) atau BMT, serta Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) menjadi penerima dana bergulir pola syariah ini. Ia menyebut, LPDB juga mengakomodasi pelaku UMKM untuk mengakses dana bergulir tersebut.

“Awalnya dana bergulir dengan pola syariah mulai disalurkan pada 2017. Namun, kondisi direktorat yang masih baru dan pertimbangan lain, sehingga tidak disalurkan pada 2017. Dana tersebut akan disalurkan tahun ini, alokasinya tetap Rp 450 miliar dan akan dimulai pada Februari nanti," ujarnya.

Lebih lanjut, Jaenal menuturkan LPDB nantinya akan menyalurkan dana bergulir pola syariah kepada tiga koperasi sekunder sebagai proyek percontohan (pilot project). Ketiganya yakni, Koperasi Soloraya di Solo, Koperasi Sejahtera di Jepara, dan BTM Muhammadiyah di Pekalongan. Nilai yang disalurkan masing-masing minimal Rp 25 miliar.

“Ketiganya membawahi sekitar 30 sampai 100 koperasi primer di sekitarnya. Mereka sudah lama terbentuk, tapi selama ini kami hanya sebatas koordinasi. Baru kali ini LPDB menyalurkan ke koperasi sekunder kemudian didistribusikan lagi," katanya.

Sampai saat ini, sambung dia, sudah banyak koperasi baik primer maupun sekunder yang mengajukan dana bergulir dengan pola syariah. Potensinya bisa lebih dari Rp 1 triliun. Kebanyakan koperasi syariah yang mengajukan berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Lampung. Dari sisi jumlah, mayoritas koperasi primer yang mengajukan. Namun, dari sisi nominal lebih banyak koperasi sekunder.

Ia mengatakan dari banyaknya proposal yang diajukan, baru sekitar 55 pengajuan yang dianalisis. LPDB memberikan batas maksimal pengajuan Rp 50 miliar. Rata-rata koperasi primer mengajukan sekitar Rp 2,5 miliar. "Kalau misalnya kekurangan dana, kami akan mengajukan lagi, karena masih ada dana stand by loan," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo, menyatakan, tahun ini LPDB telah menyiapkan Rp 450 miliar untuk disalurkan dengan skema syariah dari total alokasi dana bergulir 2018 sebesar Rp 1,2 triliun. Sebagian besar dana Rp 450 miliar tersebut akan disalurkan kepada koperasi syariah. Menurutnya, LPDB mencoba memberikan penguatan dana bergulir kepada koperasi sekunder sehingga mempunyai hubungan khusus dengan koperasi primer. Sehingga penyaluran dana akan semakin besar.

"Yang kami salurkan tergantung permintaan koperasi syariah. Kalau kemampuan Rp 50 miliar saya beri Rp 50 miliar. Kalau kelayakan usaha hanya sebatas Rp 10 miliar sampai Rp 20 miliar akan disesuaikan dengan bisnis plan mereka. Di samping itu kami mempertimbangkan jaminan apa yang mereka berikan," paparnya. (njs/dbs/foto:autonet)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store