:
:
News
Halal World Institute Tawarkan Sertifikasi Halal untuk Kafe dan Hotel di Iran

gomuslim.co.id- Adanya penandatanganan nota kesepahaman antara Asosiasi Organik Iran (IOA) dan Halal World Institute (HWI), membuat hotel dan kafe di Iran yang menyediakan layanan dengan standar halal dapat mengajukan sertifikasi.

Direktur IOA Seyyed Reza Nourani menjelaskan kerja sama ini sejalan upaya pengembangan dan modifikasi prinsip-prinsip pariwisata untuk penyediaan layanan berdasarkan standar Islam.

"HWI memastikan pusat wisata, hotel dan restoran menyajikan makanan halal organik bagi wisatawan," ujar Nourani. 

Seperti yang dilansir dari publikasi Financial Tribune, Rabu, (10/01/2018), berdasarkan peraturan, pusat sertifikasi halal mengkategorikan produk makanan menjadi tiga kelompok warna, antara lain; hijau untuk makanan organik, orange untuk makanan alami, dan putih untuk makanan sehat.

Sementara itu, layanan halal tidak terbatas pada makanan saja, namun mencakup produk farmasi dan kosmetik. Hasilnya, produk kesehatan dan kecantikan disaring melalui prosedur yang tepat, memantau adanya kontaminan dan logam berat.

"Hotel dan restoran bersertifikasi, menemukan dan menarik pelanggan baru sambil mempertahankan klien yang ada. Selanjutnya, pelanggan tidak akan dikenai biaya lebih untuk pilihan layanan halal mereka," papar Nourani.

Halal World Institute (HWI) sendiri telah dibentuk pada 2013. Tujuannya untuk mempromosikan dan memperluas budaya halal. Adapun tujuan utamanya, menyiapkan dasar membedakan barang dan jasa halal dari yang tidak halal.

“Isu tersebut dianggap baik sebagai keyakinan agama Islam maupun sebagai standar yang unggul. Islam membagi makanan, minuman, pakaian dan produk lainnya menjadi halal (diperbolehkan) dan haram (dilarang),” tandasnya.

Sementara, menurut laporan WiseGuyReports.com, ukuran pasar makanan halal global melebihi 772 miliar dolar AS pada 2016 dan diperkirakan mencapai 2,55 triliun dolar AS pada 2024. Hal itu didorong oleh meningkatnya permintaan konsumsi daging halal, yang sehat dan diproses lebih higienis.

Pangsa pasar di Asia Pasifik tergolong tertinggi dalam hal pendapatan dan diproyeksikan mempertahankan dominasinya di pasar selama periode perkiraan. Hal inidipengaruhi dengan meningkatnya populasi Muslim dan meningkatnya kesadaran di kalangan konsumen di negara-negara Asia Pasifik seperti Pakistan, India, Bangladesh, Indonesia, Singapura, dan Filipina diharapkan dapat memperluas pasar. (nat/financialtribune/dbs/foto:tripfez)

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store