:
:
News
Hijaber Ini Viral Karena Jadi Satpam Demi Bantu Orangtua

gomuslim.co.id- Demi meringankan beban orang tua, tak sedikit anak rela berkorban demi orang tua. Salah satunya yang sempat menjadi viral, hijaber cantik asal Malaysia, Sri Mahyuni Munif. Ia memutuskan berhenti sekolah karena ingin membantu orangtuanya mencari nafkah.

Perempuan yang akrab disapa Yuni mengaku tidak malu menjadi satpam karena yang terpenting pekerjaannya halal. Ia rela mengambil profesi satpam demi bisa membantu biaya sekolah adiknya dan menjadi tulang punggung keluarga.

"Saya ngak malu bekerja sebagai satpam asalkan halal untuk membantu keluarga," ucap Yuni seperti dilansir dari publikasi myMetro.

Yuni menjadi satpam di Sekolah Kebangsaan Jalan Gurney 1, Kuala Lumpur, Malaysia. Ia sudah mulai bekerja sebagai satpam sejak Januari 2016. Wanita 19 tahun itu mengaku memilih pekerjaan satpam sekolah karena ia menyukai anak-anak.

Drinya bercerita kalau ia sudah putus sekolah sejak lima tahun lalu karena memang ingin bekerja membantu ayahnya yang sudah sakit-sakitan. Sang ayah yang kini berusia 54 tahun tubuhnya sudah tak berdaya untuk mengangkat beban berat ketika harus bekerja menjadi buruh binaan.

"Aku minta ayah istirahat dan aku sanggup berhenti sekolah untuk bekerja demi meneruskan sekolah adik serta menjadi tulang punggung keluarga. Aku juga ingin membantu ibu yang bekerja di kedai makanan," tandasnya.

Meski demikian, sang ayah awalnya tak setuju dirinya berhenti sekolah. Namun Yuni berusaha meyakinkan sang ayah kalau ia bisa dan sanggup untuk mencari nafkah.

"Biarpun ayah bersikeras memintaku jangan berhenti sekolah aku terpaksa melakukannya karena ngak sanggup melihat ayah bekerja dalam keadaan sakit demi mencari sesuap nasi untuk keluarga," sambung dia.

Sebelumnya, Yuni mengaku pernah berjualan, bekerja di toko, sebelum akhirnya menjadi petugas keamanan di sekolah. Namun demikian, ia menikmati profesinya sebagai satpam. Ia mengatakan bekerja sebagai satpam melatih banyak kesabaran terutama dari omongan orang di sekitarnya kalau pekerjaan tersebut dianggap rendah.

"Kadang ada ibu atau bapak melanggar peraturan dan tidak mau mendengar arahanku. Mereka menanggap aku lebih rendah dari mereka. Tapi aku tak terlalu memusingkannya, aku memilih mengalihkan perhatian dengan bermain bersama anaka-anak. Bahkan mereka suka menangis ketika tamat sekolah karena akan berpisah denganku," cerita Yuni.

Kisah Yuni sebagai satpam menjadi viral setelah fotonya yang mengenakan seragam petugas keamanan di Malaysia diunggah ke Facebook. Paras manisnya mampu mengundang netizen untuk berkomentar.

Banyak netizen yang memberikan pujian dan pandangan positif, sebab Yuni termasuk sosok anak inspiratif karena tidak malu bekerja sebagai satpam di usianya yang masih sangat muda. (nat/mymetro/dbs/foto:sriwahyunimunif)

Responsive image
Other Article
Responsive image