:
:
News
Tokoh Muslimah Ini Deklarasikan Diri Maju di Pilpres Rusia 2018

gomuslim.co.id- Kiprah muslim dan muslimah di benua biru kini semakin terbuka. Beberapa diantara mereka masuk jajaran penting di parlemen dan pemerintahan di sejumlah negara Eropa. Baru-baru ini, seorang muslimah bernama Aina Gamzatova menyatakan diri untuk maju pada pemilihan presiden Rusia tahun 2018.

Deklarasi pencalonan Gamzatova sendiri dilakukan di Makhachkala, ibu kota Republik Dagestan Sabtu (30/12/2017). Dia bakal melawan presiden petahana Rusia, Vladimir Putin untuk memperebutkan kursi nomor satu Rusia melalui jalur independen.

Juru Bicara (Jubir) Gamzatova, Gurizad Kamalov dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa pernyataan Aina Gamzatova sebagai kandidat pilpres Rusia mendapat dukungan 542 orang. “Dukungan ini sebagai salah satu modal untuk maju dalam pilpres,” kata Kumalov seperti dilansir dari publikasi TASS beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, pernyataan deklarasi Gamzatova ini menuai pro dan kontra. Namun, sebagai pihak pendukung, Aisha Anastasiya Korchagina menilai Gamzatova hanya menggunakan hak konstitusionalnya sebagai warga Rusia. "Saya melihat Gamzatova hanya berusaha menggunakan hak konstitusionalnya sebagai warga negara Rusia," ucapnya seperti dilansir dari publikasi Al Jazeera Minggu (31/12/2017).

Sementara itu, Zakir Magomedov, seorang blogger populer di Dagestan menjelaskan, kans Gamzatova untuk menang di pilpres 2018 sangat sulit. "Terlalu konyol jika mendiskusikannya secara serius," ujar Magomedov.

Namun demikian, Magomedov menilai Gamzatova bakal menjadi lawan paling sulit yang pernah dihadapi Putin. Magomedov memprediksi Gamzatova bakal meraup suara signifikan di Dagestan dan Kaukasus Utara.

"Setidaknya, Putin tidak akan menerima kemenangan hingga 146 persen seperti yang sudah-sudah," kata Magomedov menyindir persentase kemenangan yang selalu didengungkan loyalis Putin tersebut.

Pihak lainnya yang turut berkomentar adalah Pakar Kaukasus dan Direktur lembaga think-tank Rusia, Pusat Pencegahan dan Analisis Konflik, Ekaterina Sokirianskaia. Ia menyebut, pencalonan Gamzatova membuat pilihan pemilik suara tidak didominasi pria.

Selain Gamzatova, perempuan lain yang bakal bertarung di pilpres adalah Ksenia Sobchak. "Semakin beragam kandidat, apalagi perempuan, hal itu bakal semakin baik," ulas Sokirianskaia.

Sekadar informasi, Aina Gamzatova yang kini berusia 46 tahun itu adalah pemilik jaringan media Muslim terbesar Rusia, Islam.ru, yang mencakup televisi, radio, dan media cetak. Gamzatova menikah dua kali. Yang pertama bernama Said Muhammad Abubakarov.

Abubakarov tewas ketika mobil yang ditumpanginya meledak 1998, dengan pelaku hingga saat ini tidak pernah ditemukan. Suami kedua Gamzatova, Akhmad Abdulaev, adalah seorang Mufti Dagestan. (njs/TASS/Aljazeera/dbs/foto:caucasianknot)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store