:
:
News
Dua Bank Syariah Ini Siap Garap Pembiayaan Infrastruktur Tahun Depan

gomuslim.co.id- Pembiayaan infrastruktur menjadi salah satu target baru bagi sejumlah perbankan syariah pada 2018. Hal ini seiring dengan gencarnya program pemerintah yang terus menggenjot program infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir. Setidaknya ada dua bank syariah yang serius menggarap sektor ini yaitu BNI Syariah dan BRI Syariah.

Menurut Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati, konstruksi dan infrastruktur menjadi dua sektor menarik bagi perseroan untuk ditindaklanjuti tahun depan. Ia mengatakan bahwa BNI Syariah turut ambil porsi sindikasi syariah dalam pembangunan bendungan, jalan, jembatan, dan Independent Power Producer (IPP).

“Dalam berbagai proyek ini, kontraktor utamanya merupakan perusahaan BUMN sehingga BNI Syariah akan masuk ke supplier maupun subkontraktor. Porsi pembiayaan ke infrastruktur pada tahun depan sekitar 15 persen sampai 20 persen dari total portofolio pembiayaan BNI Syariah. Dan target pembiayaan kami 2018 (secara keseluruhan) lebih kurang Rp 27 triliun atau naik 15 persen sampai 16 persen dari 2017," paparnya.

Lebih lanjut, Dhias menjelaskan, pembiayaan ke proyek infrastruktur perlu dilakukan demi mendukung program pemerintah. “Sejalan dengan maqosid syariah dan mendukung program pemerintah bahwa pembangunan infrastruktur untuk kemaslahatan umat. Selain itu, ini bentuk diversifikasi dari existing portofolio kami," jelasnya.

Selain itu, ia menyebut  arah bisnis BNI Syariah pada 2018 adalah membangun dan merajut halal ecosystem dengan menggunakan value chain financing. Maka selain infrastruktur, perusahaan juga akan fokus menyalurkan pembiayaan ke sektor jasa sosial masyarakat seperti sekolah, perguruan tinggi, serta rumah sakit. BNI pun akan salurkan pembiayaan ke sektor jasa dunia usaha.

Adapun BRI Syariah juga berencana semakin menguatkan pengucuran pembiayaan ke proyek infrastruktur pemerintah pada tahun depan. "Kita ingin ikut juga pembiayaan di program infrastruktur pemerintah karena kita lihat, infrastruktur yang bagus dan lancar juga akan membawa perekonomiannya berputar," tutur Direktur Utama BRI Syariah, Hadi Santoso.

Ia berharap, tahun depan pertumbuhan pembiayaan BRI Syariah ke infrastruktur bisa naik delapan persen. "Tentunya kita juga tetap akan menjalankan program pemerintah lainnya seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)," kata Hadi.

Hadi memastikan bahwa sektor pendorong pertumbuhan pembiayaan BRI Syariah tahun depan juga adalah konsumer. Sebab, perusahaan berencana meningkatkan pembiayaan ke konsumer.

Ia pun meyakini pembiayaan bisa tumbuh 12 sampai 14 persen pada 2018. Angka itu sesuai dengam Rancangan Bisnis Bank (RBB) yang diserahkan perseroan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Meski tahun depan, pertumbuhan ekonomi diprediksi masih flat ia mengaku yakin dapat mencapai target itu. Ia memperkirakan, pertumbuhan pembiayaan sampai akhir tahun ini sebesar 6,8 persen sampai tujuh persen. Hal itu, kata dia, dipengaruhi kondisi perekonomian sekarang. (njs/dbs/foto:mes)

 

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store