:
:
News
Gandeng IDB, Pemkot Banda Aceh Siap Bangun Hotel Syariah Tahun Depan

gomuslim.co.id- Hotel syariah kini semakin menjamur di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini seiring dengan kebutuhan pasar yang cukup tinggi ditengah tren wisata halal yang ramai diperbincangkan. Salah satu daerah yang berencana membangun hotel syariah baru-baru ini adalah Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh.

Menurut Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, pembangunan hotel syariah ini bersumber dari dana bantuan hibah dari Islamic Development Bank (IDB). Keuntungan dari pengelolaan hotel itu nantinya untuk membantu anak yatim di Banda Aceh yang selama ini mendapatkan beasiswa dari IDB.

"Pemerintah kota akan membangun hotel dengan bantuan IDB. Hotel ini nantinya menjadi ikon baru Banda Aceh yang bernuansa Islami dan tentunya akan menjadi daya tarik terutama bagi wisatawan," ujarnya. 

Selanjutnya, Aminullah Usman menyebut, prospek hotel berkonsep syariah sangat bagus di Banda Aceh sebagai kota yang menerapkan syariat Islam. Pengelolaan hotel ini nantinya benar-benar sesuai syariat Islam.

Ia menambahkan pembangunan hotel dengan konsep syariah Islam sejalan dengan fokus Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menggenjot sektor pariwisata. "Dengan dana 3 juta dolar AS atau setara dengan Rp 40 miliar lebih, kita dapat membangun hotel yang megah plus ruangan atau hall yang dapat disewakan," jelasnya.

Saat ini, pihaknya sedang menentukan lokasi strategis pembangunan hotel. Ia berharap awal bulan tahun depan pemerintah kota siap mempresentasikan kepada pihak IDB. "Meskipun begitu, kami juga akan menyiapkan sejumlah alternatif selain pembangunan hotel syariah dengan dana hibah IDB ini," kata dia.

Sementara itu, Representatif IDB untuk Indonesia Muqni Affan Abdullah mengatakan, direktur IDB juga telah secara khusus bertemu dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman. Setelah pertemuan itu, dia menerangkan, direktur IDB menyatakan tertarik dengan beberapa proposal awal yang diajukan Pemkot Banda Aceh mengenai pembangunan hotel syariah. “Dana hibah senilai 3 juta dolar AS sudah siap, tinggal menunggu persetujuan dari pihak donor," kata dia.

Tahapan selanjutnya, Muqni menjelaskan IDB menunggu proposal lengkap dari Pemerintah Kota Banda Aceh termasuk perincian skema bisnis pengelolaan hotel tersebut "Tujuan utama melalui investasi dana hibah ini agar bantuan kepada anak yatim binaan IDB yang direncanakan akan berakhir pada 2021 dapat terus berlanjut," kata dia.

Muqni Affan Abdullah menyebutkan saat ini tercatat ada 5.330 anak yatim seluruh Aceh yang mendapatkan beasiswa dari IDB. Termasuk 630 anak yatim di Banda Aceh. Setiap bulannya, per anak yatim mendapat beasiswa 30 dolar AS hingga mereka menamatkan pendidikan tingkat SMA/sederajat.

“Investasi dana hibah ini untuk menjamin kesinambungan bantuan kepada anak yatim," pungkasnya. (njs/dbs/foto:shs)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store