:
:
News
Sajikan Menu Halal, Resto di Bali Ini Jadi Tempat Favorit Turis Muslim

gomuslim.co.id- Kini menemukan restoran halal di Bali semakain mudah, salah satunya De'dapoer Kuta. Restoran yang merupakan bagian dari grup Rhadana Hotels dan Resorts ini sudah mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak awal berdirinya.

Jaminan halal dapat terlihat karena tidak ada daging babi di dapur restoran ini. Selain itu, juga tidak ada alkohol atau anggur yang ditambahkan dalam masakannya. Tidak ada kandungan gelatin atau bahan-bahan nonhalal lain di puluhan botol bumbu dapurnya. Inilah yang membuat De'dapoer disukai banyak pelanggan setia Muslim, bahkan non-Muslim di Pulau Dewata.

Resto yang baru berdisi satu tahun ini sudah menjadi lokasi langganan pertemuan dan perjamuan berbagai komunitas, blogger, perusahaan, dan pengunjung luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Jepang, dan Korea, serta negara-negara Eropa, seperti Prancis, Italia. Persentasenya 60 persen asing dan 40 persen domestik.

Sementara itu, De'dapoer sengaja dirancang untuk lebih dikenal publik, bukan hanya tamu Hotel Rhadana saja. Meski restoran halal, De'dapoer tak menghilangkan unsur tradisional Bali. Seluruh pelayannya berpakaian Bali. Ini juga karena sebagian besar karyawan de'dapoer adalah masyarakat lkal, terutama beragama Hindu.

General Manager Oasis Hospitality Management, Budiman Tanto Widjaja mengatakan banyak blogger, komunitas, hingga bos perusahaan besar menghubungi langsung De'dapoer untuk melakukan reservasi.

"Mereka sangat senang mengetahui restoran ini sudah disertifikasi halal," ujar Budiman.

Daya tampung pengunjung di De'dapoer Kuta bisa menampung 40 orang didukung 20 orang karyawan. Ada pula ruangan khusus merokok, serta ruangan pertemuan berkapasitas besar.

“Berbagai aktivitas menarik digelar di sini, mulai dari reuni, arisan, ulang tahun, perjamuan kantor, private gathering, buka puasa, kumpul komunitas hijabers, hingga pengajian bersama,” tambah dia.

De'dapoer juga mempertahankan konsep dapur rumah Indonesia. Menu-menu De'dapoer sudah ada sejak 20 tahun lalu.

“Kemudian disempurnakan oleh koki-koki handal dengan menggabungkan konsep asli resep masakan Indonesia tempo dulu yang disajikan dengan gaya modern. Tujuannya memuaskan seluruh pelanggan, baik tua maupun muda,” pungkas Budiman.

Pemilik De'dapoer Kuta, Rainier H Daulay mengatakan resto ini menyimpan cerita dan nostalgia tentang ibunya, seperti pada penamaan menu-menu masakannya. Adapun beberapa contoh menu andalan De'dapoer adalah Sop Buntut Si Mpok, Ayam Goreng Mamie, Nasi Goreng Kambing, dan Nasi Campoer Tamblingan.

“Sop Buntut Si Mpok menjadi makanan favorit pengunjung. Menu ini sering habis sebelum waktunya, sehingga banyak pelanggan yang kehabisan,” kisah Rainer.

Sang Ibunda bernama Raden Ayu Kalsoem Hoesin yang kini berusia 92 tahun. Makanan yang kerap disajikan beliau untuk anak-anaknya menjadi menu andalan di De'dapoer, yaitu masakan Nusantara dengan sentuhan otentik modern. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi turis-turis asing yang berwisata kuliner di Bali.

Outlet pertama restoran halal ini berada di Jalan Raya Kuta 88R, Badung, persis di area lobi Hotel Rhadana, hotel yang menjawarai ajang World Halal Tourism 2016. Outlet kedua terletak di depan area The Oasis Lagoon Sanur Hotel di Jalan Danau Tamblingan Nomor 136A.

Sederet artis dan tokoh Indonesia juga pernah bersantap di resto ini, mulai dari Dwiki Dharmawan, Indra Lesmana, Rima Melati, Samuel Rizal, hingga Ustadz Felix Siauw. (nat/dbs/foto:rhadanakuta)

Responsive image
Other Article
Responsive image