:
:
News
Ini Target Program Tabungan Haji BNI Syariah Hingga Akhir Tahun

gomuslim.co.id- Antusias masyarakat Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji sangat tinggi. Hal ini terlihat dari masa tunggu ibadah haji semakin panjang setiap tahunnya. Peluang ini pun menjadi momentum bagi sejumlah kalangan termasuk perbankan syariah untuk mengambil peran. Salah satunya adalah Bank BNI Syariah.

Baru-baru ini, anak usaha PT Bank BNI Tbk menargetkan nilai simpanan tabungan haji dan umrah melalui produk Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah senilai Rp 1,27 triliun sampai akhir tahun. Menurut Plt Direktur Bisnis BNI Syariah Dhias Widhiyati, saat ini, jumlah nasabah tabungan tersebut sebanyak 420 ribu nasabah.

Dhias menuturkan, perusahaan menargetkan setiap bulan dapat menghimpun dana sekitar Rp 20 miliar hingga Rp 25 miliar untuk produk tersebut. Untuk tahun ini hingga awal Oktober 2017, tabungan haji dan umrah telah terkumpul Rp 276 miliar. Sedangkan secara keseluruhan telah mencapai Rp 1,2 triliun.

"Saat ini sudah hampir mencapai target, sampai akhir tahun targetnya Rp 1,27 triliun," kata Dhias. 

Lebih lanjut, Dhias mengungkapkan sebanyak 2.400 orang yang telah mendaftar umrah melalui BNI Syariah hingga saat ini. Tahun lalu, jumlahnya sebanyak 500 orang, meningkat tahun ini sebanyak 1.900 orang.

Sekedar informasi, Produk Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah merupakan tabungan haji dan umroh yang dikelola secara syariah bagi nasabah yang ingin merencanakan pemberangkatan haji ataupun umroh.

Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah memberikan dua pilihan akad, yakni wadiah (titipan) bebas biaya administrasi serta akad mudharabah (bagi hsil) yang dikenakan biaya administrasi. Nasabah dapat membuka pembukaan rekening cukup dengan setoran awal Rp 100 ribu untuk tabungan dengan akad wadiah. Sedangkan untuk akad mudharabah, syarat pembukaan rekening sebesar Rp 500 ribu.

Nasabah yang memiliki tabungan BNI iB Baitullah Hasanah akan mendapatkan Kartu Haji dan Umroh Indonesia. Kartu ini dapat digunakan di ATM dan merchant yang berlogo Mastercard di Tanah Suci maupun seluruh dunia. Sehingga nasabah bisa lebih konsentrasi beribadah tanpa harus khawatir risiko kehilangan uang.

Selain itu, BNI Syariah juga telah meluncurkan aplikasi Hasanah Personal untuk mempermudah dalam memilih paket umrah dan wisata halal. Aplikasi tersebut bisa digunakan oleh nasabah maupun non nasabah BNI Syariah. Pengguna aplikasi bisa menentukan sendiri jadwal keberangkatan, maskapai, penginapan hingga metode pembayaran. Aplikasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong peningkatan tabungan haji dan umrah BNI Syariah.

Plt. Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, mengatakan hadirnya layanan berbasis android ini untuk mempermudah jamaah untuk mencari paket-paket wisata halal maupun paket umroh dari travel yang sudah bekerjasama dengan BNI Syariah. "Kami berharap aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat dan mendukung pengembangan bisnis haji, umroh, dan wisata halal," katanya.

Sementara itu, pada ajang Islamic Tourism Expo 2017, BNI Syariah juga menargetkan mampu menyerap Rp 16 miliar dana tabungan. "Kami target Rp 19 miliar dalam tiga hari. Sebesar Rp 16 miliar untuk tabungan BNI Syariah dan Rp 3 miliar untuk pembiayaan umroh," ujar Dhias.

Dhias mengatakan potensi bisnis sangat besar karena para jamaah yang menunggu keberangkatan haji dapat melakukan Umroh ataupun Wisata Halal terlebih. dahulu. "lni yang membuat BNI Syariah fokus menggarap pasar umroh dan wisata halal," imbuhnya. (njs/dbs/foto:bnisy)

 

 

Responsive image
Other Article
Responsive image