:
:
News
Kurang dari 10 Bulan, Tiga Santri Ma’had Askar Kauny Mesir Berhasil Khatamkan Hafalan Alquran 30 Juz

gomuslim.co.id- Tiga santri Ma’had Askar Kauny di Mesir, Mumtaz, Haris dan Hamzah berhasil menghafalkan 30 juz Alquran secara mutqin (proses menyempurnakan) dan bersanad (sertified sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW) dalam jangka waktu kurang dari 10 bulan. Ketiganya merupakan santri program kemitraan Askar Kauny dengan Lembaga Tahfidz Wahatul Furqan, Mesir.

Pembimbing sekaligus pengasuh Ma’had Askar Kauny di Mesir, Ustadz Jamaludin Junaedi mengatakan, keberhasilan ini tidak lepas dari keseriusan para guru yang tidak pernah lelah dalam membimbing. Selain itu juga tidak luput dari doa dan support para orang tua yang tidak pernah berhenti.  

“Alhamdulillah ananda Mumtaz menyelesaikan hafalannya (khatam) dalam waktu 7 bulan. Lalu, ananda Haris juga menyelesaikan hafalan pada Agustus lalu. Sedangkan Hamzah baru menyelesaikan hafalannya pada Jumát lalu. Mereka semua sudah dites hafalannya oleh Syeikh Ibrahim Amin, pimpinan Lembaga Wahatul Furqan,” ujarnya di Ma’had Askar Kauny Pabuaran, Cibinong, Bogor, Selasa (12/09/2017).

Ketiga santri ini, kata dia, merupakan angkatan pertama santri Askar Kauny yang berangkat ke Mesir. Sementara, angkatan selanjutnya yang berangkat pada bulan April lalu, saat ini sedang proses menyusul untuk menghafalkan Alquran. “Kalau yang delapan santri lagi, mereka masih berlomba-lomba untuk mengkhatamkan Alquran,” tambahnya.

Menurut Ustadz Jamal, panggilan akrabnya, sistem belajar menghafal Alquran di sana dimulai sejak jam 3 pagi. “Mereka sudah bangun sebelum subuh tiba. Mulai jam 4 sampai jam 8 pagi, mereka menghafal Alquran dan setor hafalan kepada syeikh. Setiap harinya ditarget. Kalau siang, mereka belajar Bahasa Arab, dan sore nya dari habis Ashar sampai jam 8 malam digunakan untuk murojaah,” paparnya.

Tidak hanya itu, selain dukungan besar dari para syeikh, setiap hari minggu juga ada program tahajud bersama. “Alhamdulillah, santri-santri di sana sangat antusias. Bahkan, karena sudah terbiasa, ananda Hamzah mampu menghafal satu rubu' (dua setengah halaman) dalam waktu setengah jam,” ungkapnya.    

Sebelumnya, Pimpinan Yayasan Askar Kauny ustaz Bobby Herwibowo mengatakan para santri di Mesir ini menjalani program Tahfizh Quran, Hadis, Bahasa Arab dan Qiraat selama 6 bulan sampai 2 tahun. Mereka dibimbing secara intensif agar ketika pulang nanti mereka sudah menuntaskan hafalan Alquran 30 juz beserta maknanya dengan kuat dan hafal ribuan hadits lengkap dengan matan, sanad dan perawinya.

"Mereka juga dapat berbahasa Arab dengan fasih dan menguasai Qiraat Asyrah. Sehingga mereka kembali dari Mesir menjadi dai muda yang dapat berkhidmat bagi umat muslim di Indonesia maupun di mana saja mereka berada," jelas ustaz Bobby.

Sekadar informasi, Askar Kauny telah menjalin kemitraan dengan Lembaga Tahfizh Wahatul Furqan, Mesir dalam setahun terakhir. 11 santri pilihan penerima beasiswa dari Ma'had Askar Kauny secara khusus mendalami Tahfizh Quran di sana. (njs)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store