:
:
News
ICMI Imbau Momen Idul Adha Bisa Kembalikan Kerukunan Umat Beragama

gomuslim.co.id- Hari Raya Idul Adha diharapkan dapat menjadi momen sebagai upaya memperhitungkan kembali kerukunan antar-umat beragama. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jimly Asshiddiqie, dalam diskusi bertajuk "Pengajian Konstitusi" di Jakarta, Rabu (30/08/2017).

"Saya Ketua Umum ICMI mengimbau seluruh warga negara menjadikan momentum Idul Adha sebagai momentum memperhitungkan kembali kerukunan antar-umat beragama," ujar Jimly.

Dikatakannya bahwa sejarah peristiwa Idul Adha adalah sejarah kemanusiaan, sejarah agama samawi yang dimulai dari Nabi Ibrahim. Ia menuturkan Ibrahim merupakan nenek moyang seluruh penduduk di dunia, baik yang menganut agama Yahudi, Nasrani maupun Islam.

"Ketiga agama ini punya akar sejarah yang sama. Untuk apa bertengkar sampai abad 21 tidak beres. Padahal referensi ketiga agama itu sama," tukas dia.

Dirinya juga menekankan agar keributan antara ketiga agama tersebut, sebaiknya bisa diatasi jika seluruh pihak mencermati bahwa peristiwa Idul Adha merupakan sejarah yang mengisahkan Nabi Ibrahim sebagai nenek moyang semua penduduk di dunia yang beragama Islam, Nasrani dan Yahudi. "Kalau orang Kristen, Islam, Yahudi rukun, maka 75 persen persoalan kemanusiaan selesai," tambah Jimly.

Kemudian, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menilai bahwa permasalahan terorisme, radikalisme dimulai dari ketidakmampuan kelompok manusia tertentu menghadapi kenyataan. Misalnya, ada masalah di Palestina yang tidak selesai.

“Padahal konflik di Palestina bukan masalah antara Islam dan non-Islam, sebab penjajahan yang terjadi di sana juga dialami non-Islam,” katanya.

Karena itu dirinya berharap agar momentum Idul Adha harus dimanfaatkan untuk saling peduli, saling berbagi. “Semangat Idul Adha adalah caring, sharing dan giving," kata dia. (nat/dbs/foto:treting)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store