:
:
News
Jasa Marga Antisipasi Kepadatan Kendaraan Jelang Lebaran Idul Adha

gomuslim.co.id- PT Jasa Marga akan melakukan rekayasan lalu lintas di titik-titik rawan kecelakaan untuk mengantisipasi kepadatan pada hari raya Idul Adha. Hal ini disampaikan oleh Deputy General Manager Traffic Management Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan di simpang susun Cikunir dan beberapa tempat peristirahatan, seperti rest area KM 19, KM 39, dan KM 57. Selain itu, PT Jasa Marga telah mendapat surat edaran dari Kementrian Perhubungan terkait pemberlakukan pembatasan kendaraan angkutan barang pada 31 Agustus hingga 2 September nanti yang dimulai pukul 00.00 WIB hingga 12.00 WIB. Dan pada 3 September akan dibatasi sejak pukul 06.00 WIB-24.00 WIB.

Pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan kepolisian apabila terjadi kepadatan kendaraan. "Kami akan melakukan contra flow. Itu diskresi dari kepolisian, kami (jasa marga) akan membantu dalam persiapan dan penyediaan barang," ujar Cece, Selasa (29/08/2017). 

Selain itu, gardu tambahan juga akan digunakan untuk mengantisipasi kepadatan. Gerbang Tol Cikarang Utara sebagai salah satu gerbang yang memiliki tingkat kepadatan tinggi akan ditambahkan sekitar tujuh hingga delapan gardu tambahan. Sistem contra flow juga kemungkinan akan diterapkan di Tol Cikarang Utama.

"Gebang tol biasanya hanya 13 gardu, nanti akan ditambah maksimal 20 sampai 21 gardu, sedangkan contra flow juga kemungkinan akan dilakukan dari Cikarang Utama hingga KM 21-KM 23, tapi lihat situasi dan kondisi nanti," pungkasnya. 

Kemudian, perihal arus balik, PT Jasa Marga juga telah menyiapkan gardu tambahan, dan dapat diterapkan sesuai kebutuhan. Sistem contra flow, juga kemungkinan akan diterapkan pada KM 21-KM 23 Tol Cikarang Utama, namun masih kondisional. 

Sementara itu, menghadapi lonjakan kendaraan pada hari raya Idul Adha. Cece menghimbau agar pengendara dapat berhati-hati dan mempersiapkan dengan matang kondisi kendaraan.

“Titik yang perlu diperhatikan salah satunya adalah simpang susun Cikunir. Pengendara juga dihimbau tidak memaksakan diri untuk masuk di rest area yang telah penuh,” imbaunya. 

Seluruh pekerjaan seperti pembangunan jalur Light Rail Transit (LRT), Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), dan Jakarta-Cikampek Elevated akan dihentikan sementara mulai dari 31 Agustus hingga 3 September. Hal ini dilakukan untuk menambah kapasitas jalan agar pengguna dapat nyaman dalam bepergian atau mudik.

Cece memprediksi, peningkatan volume kendaraan akan mencapai angka 93 ribu kendaraan yang akan terjadi pada, Kamis (31/08/2017). Sedangkan puncak arus balik diprediksikan akan terjadi pada, Minggu (03/08/2017) dengan volume kendaraan sekitar 92 ribu.

Pihaknya meyakini tidak akan terjadi masalah besar karena akan diperlakukannya gardu tambahan, dan pembatasan angkutan barang. "Akan meningkat sekitar 20 persen dari lalu lintas hari biasa yang berkisar 60 ribu kendaraan. Kalau dibandingkan dengan Idul Fitri, volume kendaraan di Idul Adha masih berada dibawah," ujar Cece. (nat/dbs/foto:otomotif)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image