:
:
News
Konsep Pembiayaan Syariah Makin Diminati Pengembang Properti

gomuslim.co.id- Perkembangan konsep syariah pada dunia perbankan rupanya memicu minat industri properti melakukan pembiayaan dengan konsep syariah. Hal ini dinilainya memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu instrumen pendanaan yang diminati konsumen di dunia properti.

Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata mengatakan tidak hanya untuk konsumen melalui produk KPR syariah, tapi juga untuk pengembang yang membutuhkan modal kerja.

“Namun dengan syarat, pola pembiayaan syariah ini dikemas dengan baik dan lebih gencar dipromosikan,” kata Soelaeman atau yang akrab disapa Eman.

Dikatakannya, saat ini masyarakat banyak kekeliruan mengenai pembiayaan syariah yang terminologinya dianggap kuno, terlalu agamais dan terbatas hanya untuk umat Muslim. Namun ternyata pembiayaan syariah sangat modern, dan kini sudah banyak dipakai oleh pengusaha termasuk pengembang yang notabene non-Muslim.

"Saya berpikiran, pembiayaan syariah ini punya potensi besar di industri properti. Karena sistem ini menganut kesetaraan, sehingga ada deal di mana bank syariah dianggap mitra bisnis yang sejajar. Jadi ada perbedaan spirit yang ditawarkan dengan rasa kenyamanan, kesetaraan dan keadilan dari kedua belah pihak," paparnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, tentunya dalam kondisi properti yang bagus, pembiayaan sistem syariah ini potensial sekali, karena justru bisa prudent, karena ada pembagian risiko yang berimbang.

Meski demikian, Eman berpendapat dalam kondisi bisnis khusus di sektor properti yang lesu seperti sekarang ini, bank syariah dituntut lebih berhati-hati. Misalnya dalam pembuatan due diligence harus lebih detail, apakah prospek perusahaan ini menjanjikan atau tidak.

Dengan adanya kondisi pasar properti yang masih kurang menggembirakan, diakui pengembang dapat mempengaruhi minat masyarakat terhadap pembiayaan melalui sistem syariah.

CEO Orchid Realty, Mujahid berharap jika kondisi pasar properti pulih, maka pasar properti syariah juga bakal terangkat. Menurut dia, sebenarnya saat ini minat konsumen untuk membeli rumah melalui pola syariah sudah cukup tinggi, bahkan sejumlah pengembang berani mengusung hunian berkonsep syariah.

"Skema properti syariah diharapkan bisa terus bertumbuh. Tentunya perlu ada dukungan pemerintah agar properti syariah ini bisa berjalan lebih baik, salah satunya dengan membuat panduan sebagai acuan dalam transaksi berkonsep syariah," papar dia.

Meski Indonesia merupakan salah satu dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Namun, lanjut Mujahid, hingga kini belum memiliki panduan untuk properti syariah seperti dalam prinsip transaksi jual beli syariah, mulai dari akad konsumen dengan developer, aspek perizinan, dan lain sebagainya. (nat/dbs/foto:moslemtoday)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store