:
:
News
Jepang Manjakan Turis Muslim dengan Perbanyak Fasilitas Ibadah dan Restoran Halal

gomuslim.co.id- Negara-negara non Organisasi Kerjasama Islam (OKI) kini semakin gencar mempopulerkan wisata ramah muslim yang dimilikinya. Setelah Korea Selatan, kini Jepang pun mulai memperluas area wisata halal dan menambah sejumlah fasilitas untuk wisatawan muslim.  

Salah satu target Jepang dalam mengenalkan wisata halalnya adalah masyarakat Indonesia. Hal ini karena Indonesia menjadi Negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Ditambah lagi, masyarakat Tanah Air masih menjadikan Jepang sebagai salah satu destinasi pilihan mereka ketika menghabiskan akhir pekan.

Manajer Japan National Tourism Organization (JNTO) atau Organisasi Wisata Nasional Jepang, Christiana Susanti mengatakan, beberapa fasilitas di Jepang sudah mendukung kenyamanan wisatawan muslim, seperti adanya musala untuk beribadah di Bandara Narita, Khansai, Osaka, Haenada. Selain itu, beberapa kota besar juga telah memiliki fasilitas masjid untuk salat.

"Tokyo dan Assaksa merupakan kota yang paling siap dengan semua fasilitas untuk mendukung muslim travellers, pihak organisasi Muslim Jepang sudah mulai meningkatkan infrastruktur pendukung, misalnya mulai menambah tempat musala di restoran-restoran," ujarnya di Jakarta, Kamis (24/08/2017).

Selain itu, kata dia, organisasi Muslim di Jepang juga telah mencantumkan berbagai informasi-informasi penting, seperti restoran-restoran halal yang dipasang pada laman facebook mereka. "JNTO itu selalu mensosialisasikan kepada travellers Muslim terutama di Indonesia untuk mendapat kemudahan bagi Muslim traveller ketika berada di Jepang," tuturnya.

Baru-baru ini, JNTO juga berencana mengenalkan empat tujuan wisata populer sebagai alternatif kepada masyarakat Indonesia. Pengenalan ini dilakukan pada event Japan Travel Fair (JTF) yang akan berlangsung pada 25 sampai 27 Agustus 217 di Mal Kota Kasablanca Jakarta.

Christiana Susanti mengungkapkan, keempat lokasi wisata tersebut adalah Prefektur Hiroshima, Wilayah Kanto (Gunma, Saitama, Tochigi), Prefektur Okinawa dan Wakayama. "Wakayama merupakan tujuan wisata ziarah yang populer, sementara Hiroshima sebenarnya sudah dikenal di Indonesia karena pernah menjadi korban bom atom waktu Perang Dunia kedua," katanya.

Tujuan wisata lain yang juga ditawarkan untuk dikunjungi adalah Okinawa yang memiliki dengan jajaran pantai yang indah serta resort yang sering menjadi rujukan untuk berbulan madu.

JTF yang diselenggarakan untuk kedelapan kalinya itu menggandeng lima maskapai penerbangan dengan harga khusus untuk periode perjalanan dari waktu pameran sampai 31 Desember 2017 dengan harga terendah Rp3,9 juta rupiah pergi pulang.

JTF merupakan acara rutin yang diselenggarakan dua kali dalam setahun, masing-masing pada semester satu dan dua setiap tahunnya, didukung oleh agen perjalanan, maskapai penerbangan dan mitra bank.

Berdasarkan data yang dikeluarkan JNTO, wisatawan dari Indonesia yang berkunjung ke Jepang terus memperlihatkan peningkatan dan sampai Juli 2017, mencapai 208.000 orang, menempati peringkat kedelapan Asia setelah Korsel, Cina, Taiwan, Hongkong, Thailand, Singapura dan Malaysia.

Sepanjang 2017, beberapa pelaku wisata sudah menggelar banyak pameran perjalanan, diantaranya Indonesia Travel Fair, Cathay Pacific-HSBC Travel Fair, Singapore Airlines Travel Fair, Garuda Indonesia Travel Fair, Astindo Fair dan Indonesia International Outdoor Festival. (njs/dbs/foto:aljanahtravel)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image