:
:
News
Sambut Hari Raya Idul Adha, Wakil Ketua MUI Minta Umat Islam Tingkatkan Kesalehan Sosial

gomuslim.co.id- Sebentar lagi umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Abdullah Zaidi meminta kepada umat Islam untuk meningkatkan keshalehan sosial dalam merayakannya.

Ia mengaku bersyukur karena umat Islam bisa kembali bersama-sama melaksanakan ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha tahun ini. “Hendaknya dapat meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama Muslimin dan kepada masyarakat sekitar, karena pada intinya kurban itu selain untuk meningkatkan ketakwaan kita terhadap Allah juga untuk meningkatkan kesalehan sosial," ujarnya saat konferensi pers usai sidang Itsbat Kemenag, Selasa (22/8/2017).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher juga mengucapakan rasa syukur lantaran umat Islam untuk kesekilan kalinya dapat melaksankan ibadah idul kurban bersama-sama. Ia juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap perwakilan Ormas Islam yang menyampaikan pandangannya dalam sidang tersebut.

"Kami memberi apresiasi yang tinggi kepada pemerintah dan juga Ormas Islam yang telah memberikan pandangan dan masukannya," ucapnya.

Ia berharap umat Islam dapat selalu menjaga kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kita harapkan ini bisa menjaga kebersamaan, persatuan. Kami juga berharap agar umat Islam dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaa untuk kepentigan kemanusiaan. Sekali lagi, kami mengapreasisi yang tinggi kepada umat Islam yang telah menyatukan umat Islam," tandasnya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menggelar sidang itsbat penentuan awal Dzulhijjah 1438 Hijriah di Kantor Kemenag, Jalan M.H. Thamrin, Selasa (22/8/2017) kemarin. Hasil dari sidang itu, Kemenag memutuskan bahwa Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah jatuh pada 1 September 2017.

Sidang isbat yang digelar Kementerian Agama dan dihadiri perwakilan Ormas Islam menetapkan 1 Zulhijjah 1438 H bertepatan dengan 23 Agustus 2017. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha jatuh pada 1 September 2017.

“Hari ini kita berhasil menentukan 1 Zulhijjah jatuh pada 23 Agustus 2017. Oleh karenanya, Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Jumat, 1 September 2017,” kata Sekjen Kemenag Nur Syam.

Menurut Nur Syam, ketetapan ini setelah mendapatkan laporan adanya tim pemantau yang berhasil melihat hilal. “10 oarang sudah melihat hilal, ada peneliti Boscha, perwakilan falakiyah NU, tokoh umat Islam, dan perwakilan Kantor Kementerian Agama, semua mengatakan melihat hilal,” terangnya.

Kepada masyarakat Indonesia, Nur Syam mengajak untuk menggelorakan semangat berkurban. Menurutnya, berkurban bisa meningkatkan etos kerja dan etos kebersamaan. “Dengan semangat kebersamaan, semangat harmoni, semangat kerukunan yang sudah didengungkan ke mana-mana, tahun ini kita melaksanakan hari raya bersamaan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Nur Syam.

Sebelumnya, anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menyampaikan bahwa posisi hilal awal Zulhijjah di lokasi pemantauan Pelabuhan Ratu, tingginya mencapai 7,50 derajat, jarak busur bulan - matahari 7,54 derajat, umur hilal 16 jam 22 menit 22 detik dan fraksi iluminasi hilal 0,61 persen. (njs/kemenag/dbs/foto ilustrasi:newsth)

Responsive image
Other Article
Responsive image