:
:
News
Pemerintah Mesir Buka Perbatasan Rafah untuk Dilalui Jemaah Haji Palestina

gomuslim.co.id– Pemerintah Mesir membuka perbatasan Rafah di Sinai Utara untuk dilalui jemaah haji Gaza dan West Bank, Palestina. Perbatasan Rafah ini dibuka selama empat hari sejak Senin (14/08/2017) hingga Kamis (17/08/2017) seperti diberitakan Aljazeera baru-baru ini.

Kepala Humas Kementerian Dalam Negeri Mesir Hamas Hisham Adwan mengatakan, perbatasan Rafah dibuka selama empat hari untuk perjalanan 2500 jemaah haji Palestina yang sudah mengantongi paspor dan visa untuk mengunjungi Arab Saudi.

Setelah tiba di perbatasan Rafah, bus yang disediakan Pemerintah Mesir akan mengangkut jemaah Palestina menuju Bandara Internasional Cairo. “Rencananya setiap hari tiga penerbangan akan dilakukan untuk mengantar jemaah Palestina menuju Arab Saudi,” jelas Adwan.

Menurut Kementerian Wakaf Palestina, jumlah warga Palestina yang menunaikan haji tahun ini sebanyak 6600 orang. Kuota 60% untuk jemaah yang berasal dari West Bank, dan sisanya untuk jemaah wilayah Gaza. “Ini sudah termasuk hadiah 1500 kuota untuk keluarga korban perang warga Palestina.  

Beberapa hari lalu, Raja Salman mengundang 1.500 orang Palestina yang merupakan keluarga korban tewas di tangan Israel. Mereka menjadi tamu khusus untuk melaksanakan haji tahun ini. Kuota 1000 ini akan diberikan untuk jemaah asal West Bank, sementara 500 sisanya diberikan untuk jemaah asal Gaza.

Penerbangan jamaah Palestina akan bertolak dari Yordania dan Mesir. Pemerintah Saudi mengirimkan pesawat jet pribadi yang terafiliasi dengan Arabian Airlines. Menteri Agama Palestina Syekh Yousef Adeis mengapresiasi kepedulian Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Kementerian Agama pada keluarga korban Palestina.

“Perlakuan khusus ini merupakan tanda kepedulian Kerajaan Saudi kepada rakyat Palestina,” ujar Menteri Agama Palestina Syekh Yousef Adeis. Sementara itu, Penerbangan jemaah asal Palestina diberlakukan mulai 15 hingga 18 Agustus. Penerbangan EgyptAir untuk jemaah Palestina dilakukan sebanyak 11 kali penerbangan.

Untuk diketahui, perbatasan Rafah ditutup sejak Oktober 2014 untuk mengantisipasi penyerangan kelompok Jamaah Baitul Maqdis di Semenanjung Sinai yang kerap melakukan aksi kekerasan terhadap pihak keamanan Mesir dan wisatawan asing. (ihs/dbs/foto: aljazeera)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image