:
:
News
BNI Syariah Terima Penghargaan Most Innovative Bank Syariah Mortgage

gomuslim.co.id- BNI Syariah kembali meraih penghargaan. Terbaru, anak usaha PT BNI Tbk ini menyabet gelar Most Innovative Bank Syariah Mortgage untuk produk KPR BNI Griya iB Hasanah dan BNI Griya Swakarya iB Hasanah. Kriteria didasari berbagai aspek di antaranya pencapaian dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Realestate Creative Awards (RCA) 2017. Kegiatan yang digagas Majalah Indoneisa Housing bekerja sama dengan REI (Real Estate Indonesia) ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, inovasi, dan sinergi yang dilakukan pengembang bersama stakeholders.

Pemimpin Divisi Konsumer BNI Syariah, Endang Rosawati mengatakan pada semester I- 2017, BNI Syariah dapat menyalurkan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah sebesar Rp9,93 triliun atau tumbuh 14,94% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. “Hal ini mengindikasikan bahwa kepercayaan masyarakat akan produk BNI Griya iB Hasanah sangat baik", papar di Jakarta, Senin (14/08/2017).

Selain terus meningkatkan kualitas produk BNI Griya iB Hasanah, BNI Syariah terus bersinergi dengan developer dan mitra untuk mengembangkan inovasi produk BNI Griya Swakarya iB Hasanah yang saat ini tengah dikembangkan di Sumenep Madura. Setelah sebelumnya pada Maret lalu di-launching di Perumahan Terra Maharani Bogor. Kedepan, produk ini terus dikembangkan di berbagai kota di Jawa diantaranya Jakarta, Bekasi, Surabaya, dan Kediri.

“Dengan adanya penghargaan ini, kami berharap dapat terus memenuhi ekspektasi masyarakat untuk pemenuhan hunian layak sesuai dengan daya beli masyarakat. Berkomitmen untuk menjadi Hasanah Banking Partner atau Mitra yang Hasanah bagi mitra, nasabah dan stakeholders. Salah satunya dengan memberikan layanan pembiayaan griya yang Hasanah”, tutupnya.

Sementara itu, Direktur BNI Syariah Dhias Widhiyati mengatakan pihaknya menargetkan pertumbuhan aset mencapai 17% hingga 20% pada akhir tahun 2017. Ia optimistis target tersebut tercapai. Salah satunya didorong oleh peningkatan dana simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK).

"Semakin banyak masyarakat yang paham dan memilik perbankan syariah, sehingga hal tersebut meningkatan pertumbuhan aset BNI Syariah," ujarnya.

Asal tahu saja, sampai dengan akhir semester I-2017, aset BNI Syariah sebesar Rp 30,6 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 19,7% secara tahunan atau year on year (yoy) dibanding semester I-2016 yang di kisaran Rp 25,7 triliun.

Menurut Dhias, pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan dana masyarakat, khususnya tabungan yang tercatat tumbuh 25% menjadi Rp 10,32 triliun.

Dengan total aset tersebut, kontribusi aset BNI Syariah terhadap induk yakni PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk pun ikut mengalami peningkatan. Dari 2,83% pada awal tahun 2011 kala perseroan pertama kali spin off menjadi 4,87% pada akhir Juni lalu.

Sebagai langkah untuk menggenjot pertumbuhan aset, perseroan juga telah menyusun sederet strategi. Antara lain melalui optimalisasi outlet Syariah Channeling Outlet (SCO) di bank induk sebanyak 1.490 unit dengan total nasabah 149.000. Selain itu, BNI Syariah juga membangun sinergi dengan beberapa institusi antara lain perguruan tinggi, Kementerian/Departemen, dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam rangka optimalisasi dana haji.

"Kami juga melakukan peningkatan layanan melalui digital banking untuk mempermudah transaksi," katanya. (njs/dbs)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store