:
:
News
Kemenkes Imbau Jemaah Haji Indonesia Jaga 13 Aspek Kesehatan

gomuslim.co.id- Sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi berbagai permasalahan kesehatan jamaah haji. Kementerian Kesehatan meminta para jamaah memperhatikan 13 aspek kesehatan agar dapat menjalankan ibadah dengan baik.

Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan Selamet, adapun aspek tersebut antara lain, yang Pertama, jamaah haji harus terus berkonsultasi dengan dokter kloter dan paramedis untuk mengontrol kondisi kesehatannya.

"Hal ini perlu dilakukan untuk meminimalisir berbagai gangguan kesehatan," ujar Selamet dalam siaran pers Kemenag Kepri di Batam, Senin (31/07/2017).

Kedua, jamaah agar tidak melakukan aktivitas fisik yang berlebihan, mengingat rangkaian ibadah padat dan menguras energi.

Kemudian yang Ketiga, jamaah agar istirahat yang cukup dengan tidur yang cukup, Keempat agar jamaah menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Kelima, jamaah agar mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang secara terjadwal, Keenam, sarapan secukupnya, Ketujuh, mengenakan masker. Kedelapan, rajin minum air putih karena kondisi udara sangat panas minimal 200 ml tiap dua jam.

Kesembilan, jamaah agar menyemprotkan air bersih ke tubuh misalnya muka untuk mengurangi panas. Kesepuluh, cuci tangan dengan sabun.

“Lalu Kesebelas, agar selalu membawa obat jika memang diperlukan, Keduabelas agar menghindari berdekatan dengan unta dan hewan lainnya untuk menghindari penularan penyakit. Dan Ketigabelas, agar menjaga kekompakan dalam kloter dengan komunikasi yang intensif,” papar Selamet.

Berkaitan jadwal embarkasi, bandara Hang Nadim Batam dijadwalkan akan memberangkatkan 11.940 orang jamaah calon haji dari empat provinsi. Pada musim haji 2017 ada Kepulauan Riau, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat. Sebanyak 11.494 jamaah terdiri dari Kepri sebanyak 1.286 orang, dari Riau sebanyak 5.030 orang, dari Jambi sebanyak 2.900 orang dan dari Kalbar sebanyak 1.510 orang, bersama petugas haji.

PPIH membagi jadwal keberangkatan setiap provinsi, yaitu kloter pertama jamaah asal Kepri, kemudian kloter 2 hingga 10 diisi jamaah asal Riau dan kloter 11 sampai 16 diisi jamaah asal Kalimantan Barat. Lalu, kloter 16 sampai 18 dan Kloter 26 diisi jamaah Riau, kloter 19 diisi jamaah Kepri, kloter 20 sampai 26 diisi jamaah Jambi dan kloter 27 diisi jamaah asal Kepri. (nat/dbs/foto: infobekasi)

Responsive image
Other Article
Responsive image