:
:
News
Layani Penukaran Valas bagi Jemaah Haji, Tahun Ini Bank Syariah Mandiri Siapkan 25 Juta SAR

gomuslim.co.id- Musim Haji sudah dimulai. Puluhan ribu jemaah haji asal Indonesia sudah mendarat di Tanah Suci. Dalam rangka memudahkan jemaah, baru-baru ini PT Bank Syariah Mandiri (BSM) membuka layanan penukaran uang valas riyal Arab Saudi.

Layanan ini dilakukan di 12 embarkasi haji, yakni Pondok Gede di Jakarta, Solo, Surabaya, Makassar, Batam, Aceh, Medan, Padang, Palembang, Banjarmasin, Lombok, dan Balikpapan. Selain loket penukaran SAR di embarkasi tersebut, BSM melayani penukaran hampir di seluruh outlet BSM di seluruh Indonesia.

Loket penukaran uang riyal ini diharapkan dapat mempermudah kebutuhan nasabah menjelang keberangkatan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Menurut Direktur Wholesale Banking, Kusman Yandi, tahun ini, BSM menyediakan lebih dari 25 juta banknotes Saudi Arabian Riyal (SAR). Jumlah tersebut naik 47 persen dibandingkan nilai SAR yang ditukarkan di BSM pada 2016 lalu.

"Alhamdullilah, penjualan riyal BSM tahun 2016 tercatat sangat baik. Tahun ini kami antisipasi kenaikan jumlah penjualan dengan ketersediaan SAR yang lebih banyak yaitu 25 juta SAR," ujar Yandi dalam pernyataan resminya, Senin (31/7/2017).

Khusus loket penukaran di embarkasi, BSM menyediakan banknotes dengan sistem bundling terdiri dari pecahan 1, 5, 10 dan 50. Berbagai pecahan tersebut dapat digunakan jamaah haji untuk membeli makanan, minuman, dan kebutuhan sehari-hari selama di Tanah Suci.

BSM juga memberikan kesempatan kepada biro perjalanan haji dan umrah untuk menjadi mitra penyedia uang kertas riyal untuk jemaah haji dan umrah. Saat ini BSM merupakan bank penyedia riyal dengan outlet terbanyak dan terlengkap dalam penyediaan pecahan mulai dari 1 sampai dengan 500 SAR.

“Penjualan banknotes riyal ini diharapkan dapat meningkatkan bisnis treasury sehingga bisa mendongkrak pendapatan berbasis komisi (fee based income),” ujar Yandi.

Adapun jumlah jamaah haji yang mendaftar melalui BSM dan tahun ini akan berangkat sekitar 83.206 dari total 201.437 calon jamaah haji Indonesia. Dengan jumlah calon jamaah haji yang sangat besar tersebut, serta jumlah jaringan outlet yang tersebar di Indonesia, BSM optimis dapat meningkatkan jumlah penjualan SAR tahun ini.

Sebelumnya, penukaran uang Riyal di tiga Money Changer di Asrama Haji Sudiang Embarkasi Makassar, mencapai Rp 40 juta setiap hari. Salah satu petugas Money Changer di Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Asrama Haji Sudiang, Haeril mengaku, besarnya minat jamaah terhadap penukaran Riyal.

"Ini baru empat hari pertama, tapi ada yang menukar 40 juta rupiah dengan riyal, katanya untuk belanja" kata Haeril beberapa waktu lalu.

Di Asrama Haji Sudiang, ada tiga tempat penukaran Riyal untuk Jamaah Calon Haji (JCH), seperti PT. Haji La Tunrung, BRI, dan, PT. Bali Maspintjinra (BMC). Tiga tempat penukaran mata uang asing yang dikhususkan mata uang Riyal itu sepakat, 1 Riyal seharga 3.900 rupiah. (njs/dbs/foto:banjarmasinpost)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store