:
:
News
Makkah Dilanda Suhu Ekstrem, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan dan Stamina Tubuh

gomuslim.co.id- Kloter jamaah haji yang pertama sudah diberangkatkan pada Jumat, (28/07/2017). Para jamaah diimbau untuk menjaga stamina dan mewaspadai suhu ekstrem panas di Makkah.

Hal ini dilatarbelakangi karena suhu pada siang hari mencapai 48 derajat celsius dengan tingkat kelembapan 29 derajat.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Nasrullah Jassam, mengatakan penting bagi jamaah agar tidak melakukan aktivitas apapun di luar kegiatan ibadah seperti berbelanja atau jalan-jalan. Hal ini untuk menjaga energi dan kesehatan sehingga pada puncak ibadah haji yang akan berlangsung pada 8 Dzulhijjah di Arafah, Mina (Armina), Muzdalifah, hingga thawaf ifadhah nanti, pelaksanaan ibadah bisa maksimal.

"Jangan beraktivitas selain ibadah sehingga stamina kita bisa tetap prima," ujar Nasrullah di Kantor Daker Makkah.

Kendati demikian, suhu panas berpotensi besar memicu dehidrasi dan heatstroke. Memperbanyak minum adalah kebutuhan mutlak yang tidak boleh diabaikan jamaah. Untuk kebutuhan makanan, jamaah diminta mengonsumsi makanan yang telah disediakan penyedia katering karena terukur takaran gizinya.

"Jika jamaah taat (pada imbauan dan aturan), insya Allah kondisi terjaga dan mudah-mudahan bisa ibadah," kata dia.

Koordinator Konsultan Bimbingan Ibadah, Aswadi menambahkan meski tuntutan ibadah selama berada di tanah suci besar, dia mengingatkan jamaah tidak memaksakan dan memforsir diri. Dahulukanlah ibadah-ibadah wajib ketimbang memperbanyak mengejar amalan-amalan sunat keutamaan (afdhaliyat).

Aswadi mencontohkan, sering menunaikan umrah yang sunat hingga menguras energi. "Jangan sampai jamaah buru yang kecil tetapi kehilangan yang besar," kata dia.

Terkait cuaca panas, Aswadi mengingatkan kepada jamaah agar selalu menyediakan air minum selama pelaksanaan ibadah. Di Masjid al-Haram, jamaah bisa mengambil dan mengonsumsi air zamzam. Untuk menunjang kekhusyukan beribadah, dia juga mengimbau jamaah pandai memilih waktu-waktu yang tepat untuk beribadah. Jika memang terpaksa harus siang hari, hendaknya mempersiapkan segala kebutuhan dan kondisi badan. "Cari waktu yang prioritas menunjang kesehatan," tukasnya.

Jemaah haji Indonesia kloter pertama tiba di bandara Madinah menggunakan pesawat Garuda Airways pada Jumat, (20/07/2017) . Rombongan tersebut membawa jamaah haji kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Medan atau Mes 01 pada pukul 11.10 waktu Arab Saudi atau sekitar pukul 15.10 WIB. Estimasi keberangkatan total jamaah berangkat kemarin ada 4.524 dari 11 kloter. (nat/dbs/foto:republika)

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store