:
:
News
Resmikan Komite Nasional Keuangan Syariah, Pemerintah Berkomitmen untuk Perkuat Ekonomi Syariah Tanah Air

gomuslim.co.id- Indonesia memiliki peluang cukup besar dalam pengembangan keuangan syariah. Sebagai langkah untuk mendorong hal tersebut, Pemerintah secara resmi meluncurkan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Peresmian tersebut dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/07/2017).

Kegiatan tersebut bersamaan dengan pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (SILAKNAS) Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI). Wacana pembentukan lembaga yang diharapkan membantu pengembangan keuangan syariah di Indonesia itu sebetulnya sudah muncul hampir setahun lalu.

KNKS dibentuk pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2016. Hal ini bertujuan guna mengembangkan potensi dan menjawab tantangan keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia sudah sepantasnya menjadi terdepan, pemimpin, dan menjadi pusat keuangan syariah dunia. Hal ini didukung dengan modal kekuatan populasi umat Islam terbesar di dunia. “Harusnya seperti itu. Dan sudah sepantasnya seperti itu. Tapi ini belum kejadian," ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengaku yakin industri keuangan syariah Indonesia jika terus didorong, diperkuat, dan dikembangkan, akan dapat menjadi salah satu solusi utama dalam pembiayaan pembangunan di negara kita. “Keuangan syariah bisa membantu pembangunan ekonomi umat mulai dari infrastruktur, jalan, jembatan, pelabuhan, pembangkit listrik, maupun dalam pembiayaan-pembiayaan program pengentasan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, mengatakan pembentukan KNKS adalah wujud komitmen pemerintah untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah secara serius di Indonesia dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“KNKS mendapat amanat untuk mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan syariah dalam rangka mendukung pembangunan. KNKS berperan pula untuk menyamakan persepsi dan mewujudkan sinergi antara para regulator, pemerintah, dan industri keuangan syariah untuk menciptakan sistem keuangan syariah yang selaras dan progresif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya.

KNKS, sambungnya, juga berperan untuk menyamakan persepsi dan mewujudkan sinergi antara regulator, pemerintah, dan industri keuangan syariah. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan sistem keuangan syariah yang selaras dan progresif untuk pertumbuhan ekonomi lndonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Halim Alamsyah, mengatakan saat ini sudah ada 47 perusahaan pembiayaan syariah, 167 Bank Perkreditan Pekat Syariah, dan 1 pegadaian syariah di Indonesia. Jumlah tersebut, kata dia, bisa terus berkembang karena potensi pasar keuangan syariah di Tanah Air yang cukup besar.

"Pemerintah sepakat membentuk KNKS. Jadi kita berharap KNKS akan pemercepat (pertumbuhan ekonomi syariah)," kata Halim.

Menurut Halim, selama ini perkembangan ekonomi syariah berasal dari bawah. Padahal, penduduk Indonesia sebagian besar beragama Islam. Selama ini, rata-rata pertumbuhan ekonomi syariah hanya mencapai 40 persen saja.

"Selama 5 tahun terakhir kita melihat tidak begitu menggembirakan. Tapi saya percaya ini bisa mempercepat, apalagi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menjadi Ketua KNKS, saya yakin akan mempercepat," ujarnya.

Presiden Joko Widodo memimpin langsung KNKS ini dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi wakilnya. Dewan Pengarah diisi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Selain itu juga ada, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Koperasi dan UKM AA Gede Ngurah Puspayoga, Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua LPS Halim Alamsyah dan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin. Sementara tugas-tugas KNKS selanjutnya akan dilaksanakan oleh jajaran manajemen eksekutif. (njs/dbs/foto:bisnis)

 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store