:
:
News
Pasca Lulus Tahap Satu, 103 Peserta Ikuti Ujian Program 5000 Doktor Kementerian Agama

gomuslim.co.id- Program 5000 Doktor Kementerian Agama tahun 2017 sudah memasuki tahap seleksi. Sebanyak 103 peserta ikut dalam proses yang dipusatkan di Jakarta.

“Para peserta datang dengan biaya sendiri tersebut. Jika memenuhi syarat dan dinyatakan lulus, maka Ditjen Pendis akan memberikan beasiswa full,” tutur Kamaruddin.

Seleksi Program Doktor ini terdiri dari tes tulis (essay), leaderless group discussion (LGD), dan interview. Dia berharap, peserta telah mempersiapkan diri dengan baik. "Harapan saya, semuanya layak dan lulus. Jadi, pada 2018, bisa langsung belajar," ujarnya.

Para peserta akan diuji oleh tim penguji Program 5.000 Doktor Luar Negeri Tahun 2017 yang telah dibentuk Ditjen Pendidikan Islam. Para penguji terdiri dari akademisi dan internal Kemenag. Mereka adalah Prof Kamaruddin Amin, Dr Moh Ishom Yusqi, Prof Nizar Ali, Agus Soleh M Ed, Prof Masdar Hilmy, Dr Suaidi Asyari PhD, Syafiq Hasyim PhD, Dr Hamka Hasan, Prof Liliek Tsuroyya, Arif Zamhari PhD, dan Rakhmat Hidayat PhD.

"Saya melihat, para penguji kita sangat representatif, mewakili perguruan tinggi berbagai negara," ujar Kamaruddin.

Sebanyak 103 peserta seleksi ini terdiri atas 73 laki-laki dan 30 perempuan. Mereka berasal dari Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Negeri dan Swasta, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) pada eselon 1. Mereka yang diterima akan belajar di 20 negara.

"Program 5.000 doktor kita, terbagi menjadi dua: 75% dalam negeri dan 25% luar negeri. Beberapa waktu lalu, kami ke Saudi, mendatangi empat  perguruan tinggi terbaik di sana. Peluang untuk kerja sama sangat besar. Saudi, baik Makkah dan Madinah,  serta Mesir mempunyai tradisi keilmuan penting dan harus kita warisi dengan disesuaikan dengan tradisi di negara kita," jelasnya.

Sebelumnya, Seleksi beasiswa program 5000 Doktor tahun 2017 akan digelar Kemenag pada Rabu, (12/07/2017). Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Nizar Ali mengatakan bahwa sampai batas akhir pendaftaran, ada 2.267 dosen dan tenaga kependidikan yang mendaftar.

“Dari  2.267 pendaftar, 1562 mendaftar ke Perguruan Tinggi dan Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan sisanya 705 mendaftar ke Perguruan Tinggi Umum (PTU),” ungkap Nizar Ali.

Dari jumlah tersebut, lanjut Nizar, sebanyak 330 pendaftar merupakan dosen PNS, 1.430 orang dosen Non PNS, 297 dosen yang diperbantukan (DPK), 85 tenaga kependidikan PNS, 70 Tenaga kependidikan non PNS, dan sebanyak 55 orang tanpa keterangan. Tapi dari jumlah pendaftar, hanya 1310 yang lolos administrasi, yakni 996 tujuan PTKIN dan 414 tujuan Perguruan Tinggi Umum.

Adapun, tes akan berlangsung dua hari, 12 sampai  13 Juli 2017. Sedangkan, untuk materi yang akan diujikan adalah Tes Potensi Akademik (TPA), Bahasa Arab dan terjemahan, Bahasa Inggris dan terjemahan, serta wawancara. (fau/kemenag)

 

Responsive image
Other Article
gomuslim
Get it on the play store