:
:
News
Kompetisi MTQ Mahasiswa Akan Naikan Pamor Malang sebagai Kota Wisata

gomuslim.co.id- Kota Malang, Jawa Timur akan menjadi tuan rumah terselenggaranya perlombaa Musabaqoh Tilawatil Qur'an Mahasiswa Tingkat Nasional (MTQMN) XV. Kegiatan ini akan diselenggarakan selama delapan hari dari 28 Juli sampai 4 Agustus 2017.

Dengan adanya perhelatan tersebut, sektor pendidikan Kota Malang akan menunjukkan eksistensinya sebagai penyokong kegiatan yang berbasis pada pendidikan Islamiah di lingkungan perguruan tinggi. Dan tak hanya sektor pendidikan, sektor wisata di Malang Raya yang tersohor akan keindahan alamnya pun akan turut pula terekspose.

Pakar ekonomi Universitas Brawijaya (UB), Asfi Manzilati menjelaskan perhelatan besar seperti MTQMN XV tidak hanya menjadi momentum besar bagi mahasiswa yang bersangkutan. Mereka bahkan bisa membawa teman dan keluarganya untuk menemani dalam kegiatan MTQMN.

"Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap tingkat akomodasi, hunian hotel bahkan wisata religi yang ada di kota Malang, seperti Masjid Tiban," ujar Asfi, Rabu (19/07/2017).

Menurutnya, secara umum yang paling terasa kenaikannya itu pada hotel dan kuliner, meski setiap akhir pekan Malang Raya sudah menjadi salah satu wisata tujuan. Dengan adanya MTQMN, pihaknya meyakini tingkat hunian hotel dan kuliner bisa mengalami kenaikan.

Sementara itu,  di sektor pendidikan kedatangan mahasiswa seluruh Indonesia ke kota Malang bisa menjadi pintu gerbang bagi para lulusan SMA untuk melanjutkan kuliah di kota Malang. Dampak jangka panjangnya bisa dilihat sebagai kota pendidikan yang mampu menempatkan proses pendidikan siswanya sesuai dengan akhlak yang baik.

“Terlebih dengan adanya kemajuan teknologi seperti saat ini, semua kondisi yang dianggap mempunyai daya tarik bagi generasi muda dan akan diviralkan melalui media sosial,” tukasnya.

Dengan melihat peluang tersebut, mulai dari wisata  alam hingga wisata kuliner yang ada di Kota Malang, ia menilai akan menjadi daya tarik generasi muda.

“Generasi muda sebagai pengguna aktif jejaring sosial akan membantu menyebarkan informasi ke publik. Dengan demkian, tidak dipungkiri jika di kemudian hari banyak yang menempuh pendidikan di kota Malang,” ujarnya.

Selain itu, Pakar Pariwisata UB Faidlal Rahman turut berpendapat, bahwa dengan meningkatnya tingkat hunia hotel pada saat perhelatan berlangsung, selain karena MTQMN menonjolkan sisi kegamaan juga mengundang banyak orang untuk datang.

“Pendatang baik dari peserta MTQMN maupun pendukung dari berbagai daerah. Selama di kota Malang pasti butuh makan, minum, dan akomodasi sehingga bisa diprediksikan akan mengalami peningkatan,” kata Faidlal. (nat/dbs/foto:istimewa)

Responsive image
Other Article
Responsive image