Responsive image
Responsive image
Home / News
Responsive image
01 Jul 2017
Masjid Niujie Jadi Pusat Dakwah Muslimah di Beijing Cina
Nathasi  - News
Responsive image

gomuslim.co.id- Masjid Niujie yang merupakan masjid tertua di Beijing menarik ratusan jamaah. Karena itu, masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah di Beijing. Tak hanya komunitas Muslim setempat, masjid khusus wanita tersebut jadi tujuan populer bagi turis muslimah asing yang hendak mengunjungi Beijing.

Seperti dilansir dari publikasi Sputnik, ruang shalat luas di masjid yang berada di Distrik Xicheng, kerap dibanjiri ratusan wanita berhijab yang beribadah.

Bahkan selama Ramadhan, kegiatan tersebut rutin berlangsung setiap hari. Lokasinya berada di ujung jalan atau berada dekat Masjid Niujie, salah satu masjid favorit Muslim Beijing. Hal ini jadi salah satu tradisi unik di Cina, karena banyak Muslimah Cina yang beribadah di tempat khusus wanita. 

Direktur Masjid Niujie, Liu Jun mengatakan masjid khusus wanita di Cina merupakan perwakilan agama terbaik dengan karakteristik Cina. “Bangunan ini menunjukkan rasa hormat kami terhadap wanita," ujar Liu.

Selain memberikan pelayanan ibadah bagi wanita Muslim, masjid ini mengadakan pembelajaran tentang agama dan jadi identitas barunya. Itu jadi tempat menempa komunikasi internasional yang kerap dikunjungi Muslimah dari negara-negara Arab.

Masjid Khusus wanita pertama di Beijing sendiri dibangun pada 1921 di Shouliu Hutong milik Xicheng, namun hancur pada 1997 karena dianggap bobrok. 

Pada 2005, pemda membangun lagi dekat Masjid Niujie dengan nama Masjid Wanita Niujie. Tidak ada data resmi jumlah masjid khusus wantia di Cina. Tapi, Profesor Shui Jingjun dari Akademi Ilmu Sosial Henan menulis di bukunya 'The History of Women Mosques in Chinese” yang mengisahkan pembangunan pertama dilakukan di dataran tengah. 

Lebih lanjut, Liu mengamati kemunculan masjid khusus wanita yang merupakan hasil perpaduan tradisi Cina dan Islam. Muslim Cina telah dipengaruhi budaya dominan bangsa yang secara tradisional melarag wanita dari kehidupan publik. Ketika Muslim pertama datang ke Cina selama Dinasti Tang (618-907) mereka jadi tamu kehormatan.

Namun, selama Dinasti Ming (1368-1644) Muslim Cina tidak disukai penguasa dan di bawah penganiayaan, Muslimah Cina harus ikut mentransmisikan iman. Kemudian, pada awal abad ke-17, sekolah agama yang khusus untuk mendidik perempuan Muslim resmi berdiri. Pada akhir Dinasti Qing (1644-1911), sekolah-sekolah ini berkembang menjadi masjid khusus wanita. (nat/globaltimes/sputnik/dbs)

Responsive image
BACA JUGA
Responsive image
Responsive image
Responsive image
Responsive image
Responsive image
Responsive image
KOMENTAR
Responsive image
TULIS KOMENTAR
Kode Acak

*Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka

Responsive image
Responsive image