:
:
News
Dukung Program Sahabat Mualaf, Begini Cara Lembaga Zakat Bantu Para Mualaf

gomuslim.co.id- Perkembangan mualaf di Indonesia cukup berjalan baik. Tahun demi tahun populasi mualaf terus bertambah. Hal ini tidak lepas dari peran beberapa lembaga dan komunitas yang peduli terhadap keberadaan mualaf di Tanah Air. Salah satunya adalah peran dari Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dan Rumah zakat (RZ).

Baru-baru ini, LAZNAS dan RZ turut memberikan dukungannya kepada Persaudaraan Dai Se-Nusantara (POS DAI) dalam Program Sahabat Muallaf. Dukungan ini tidak lain karena mualaf sebagai salah satu golongan yang berhak mendapatkan zakat. Program yang telah dilaksanakan sejak tanggal 13 Desember 2016 lalu di Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara itu kini sudah berjalan dengan baik.

Kepala bidang Integrated Community Development (ICD) RZ, Wanda mengatakan pihaknya selalu memberikan dukungan penuh terhadap program untuk mualaf. “Kerjasama ini akan diteruskan dan konsen pada program pengislaman serta pembinaan Muallaf,” kata dia saat melakukan kunjungan ke kantor Pos Dai, Cipinang, Cempedak, Jakarta Timur.

Wanda menuturkan kerja sama antara kedua lembaga itu akan terus dilanjutkan dan fokus pada program dakwah. Selain itu, kata dia, ketertarikannya menjalin kerjasama ini karena melihat semangat para dai Hidayatullah berdakwah hingga ke pelosok nusantara. “Semangat teman-teman Pos Dai melakukan pembinaan ummat ke pelosok menjadi ketertarikan kami dalam kerjasama ini,” ujar Wanda.

Menurutnya, kerjasama ini merupakan sarana untuk sinergi dalam rangka merapatkan shaf umat. Ketertarikan lain adalah Karena Pos Dai kata dia, diisi oleh anak-anak Muda yang siap terjun kapan saja. “Anak Muda selalu bergerak lebih gesit,” ungkapnya.

Sementara itu, di Banda Aceh, Baitul Mal Aceh bekerja sama dengan Rumah Zakat (RZ) Aceh membantu mualaf melalui program pemberian modal usaha, pelatihan, dan khitanan massal bagi anak-anak mualaf miskin. Hal itu disampaikan Plt Kepala Baitul Mal Aceh, Dr H Armiadi Musa MA dalam silaturahmi dengan RZ Aceh di Kantor Baitul Mal Aceh, Rabu (25/1) kemarin.

Armiadi menjelaskan 171 mualaf akan diberi modal usaha secara bertahap sejak Januari hingga Juni 2017. Mereka tersebar di Aceh Utara, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Banda Aceh, dan Langsa. Dikatakan, mualaf perlu dibantu karena sebagian besar dari tak dipedulikan lagi oleh keluarganya.

“Adapun modal usaha untuk program ini bervariasi mulai dari 4 sampai 8 juta rupiah per orang, sesuai dengan jenis usaha yang mereka jalankan,” ujar Armiadi. Menurutnya, Baitul Mal Aceh siap menganggarkan dana untuk program ini secara terus menerus. Sedangkan RZ diminta memberi pendampingan selama enam bulan ke depan.

Untuk penyaluran modal usaha untuk mualaf, lanjutnya, Baitul Mal Aceh mempercayakan RZ Aceh mulai dari pendataan hingga assesment. Menurutnya, dana tersebut akan ditransfer ke rekening petugas RZ yang menilai langsung kelayakan penerima bantuan. “Dana ditransfer pada Januari dan dipantau penggunaannya hingga Juni 2017,” jelasnya. (njs/dbs)

Responsive image
Other Article
Responsive image