:
:
Muslim Lifestyle
Ini Panduan Amalan di Malam Lailatul Qadar

gomuslim.co.id – Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Bagaimana tidak, pada bulan ini, ada banyak sekali kemuliaan dan keberkahan yang bisa diraih para hamba yang beriman. Salah satunya adalah malam Lailatul Qadar.

Di dalam Alquran, malam Lailatul Qadar disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Kalau kita kalikan, seribu bulan itu sama dengan 83 tahun lebih. Artinya, seorang hamba yang mendapatkan malam Lailatul Qadar, ia akan mendapat kebaikan pahala selama puluhan tahun. Sahabat gomuslim, pasti tidak ingin melewatkan malam ini jika sudah tahu keutamaannya.    

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan (lailatul qadar). Apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97]: 1-5)

Kemudian, dalam ayat lain, Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3-4).

Maskud dari malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al-Qadar.

Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar

Sahabat gomuslim, ada banyak pendapat mengenai kapan malam Lailatul Qadar ini terjadi. Ada yang mengatakan malam tersebut terjadi pada malam ke-21, 23, 25, 27 dan 29. Ada juga yang berpendapat pada malam ke-17 Ramadhan.

Namun, Rasulullah menganjurkan untuk mencari malam kemuliaan ini pada sepuluh hari terakhir atau sepertiga terakhir di bulan Ramadhan. Mengapa demikian? Karena malam Lailatul Qadar ini tidak bisa dipastikan waktu pas nya. Hikmahnya agar umat selalu konsisten dan sungguh-sungguh dalam mencari kebaikan pada malam mulia ini dengan memperbanyak amal kebaikan.

Rasulullah SAW bersabda: “Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Aisyah RA berkata, “Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR. Muslim)

Isteri Nabi ini juga mengatakan, “Apabila Nabi SAW memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari & Muslim).

Amalan Malam Lailatul Qadar

Lantas, apa saja amalan yang bisa dilakukan dalam mencari malam Lailatul Qadar ini? berikut gomuslim akan merangkumnya:

1. Perbanyak Istighfar dan Mohon Ampun

Sebagai manusia, tentu tidak ada yang luput dari kesalahan dan dosa. Pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan ini, sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas kesalahan serta dosa. Minta petunjuk dan pertolongan Allah SWT.

2. Lakukan Shalat Malam

Dalam Islam, Shalat merupakan tiang agama. Shalat menjadi garis pembeda antara seorang muslim dan kafir. Selain menjalankan ibadah shalat wajib lima waktu, pada bulan Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan Qiyamur Ramadhan atau Shalat Tarawih.

Sahabat gomuslim, jika ingin mendapatkan malam Lailatul Qadar, sangat dianjurkan untuk mendirikan shalat malam seperti shalat tarawih, witir, hajat, tahajud atau shalat sunnah lainnya. Apalagi, pada bulan Ramadhan ini, semua amalan sunnah termasuk shalat akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Siapa saja yang melaksanakan sholat saat malam Lailatul Qadar karena iman dan berharap pahala dari Allah, dosa-dosanya akan diampuni.” (Hadits Riwayat Bukhari, 1.901).

3. Perbanyak Dzikir

Dzikir merupakan salah satu amalan paling dianjurkan. Selesai shalat, biasanya muslim berdzikir mengingat Allah dengan mengucapkan kalimat Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, La Ilaha Illallah.

Demi menjemput malam Lailatul Qadar, sahabat gomuslim bisa mengamalkan dzikir sebanyak-banyaknya. Salah satu amalan yang bisa dilakukan untuk mengisi 10 malam terakhir Ramadan adalah berdzikir. Tak hanya dilakukan selepas menunaikan ibadah sholat. Namun dzikir juga bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun kita berada.

Dzikir tidak hanya membuat kita memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Allah SWT menjanjikan, berdzikir akan membuat hati seorang yang beriman menjadi tenang. Jadi, manfaatkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan amalan dzikir seraya meminta pertolongan hanya pada Allah SWT.

 

Baca juga:

Masuk 10 Terakhir di Bulan Ramadhan, Begini Kiat I'tikaf bersama Keluarga 

 

4. Perbanyak Baca Alquran

Ramadhan adalah bulannya Alquran. Bulan di mana Alquran diturunkan pertama kali. Pada bulan suci ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca Alquran. Lebih baik lagi jika sampai mengkhatamkannya secara berulang.  

Menghidupkan malam Lailatul Qadar juga sama. Umat Islam sangat dianjurkan untuk membaca Alquran. Sebab di malam itu para malaikat turun ke bumi bersamaan dengan berkah yang sudah Allah siapkan. Lebih baik juga bila mengkaji dan mengamalkan isi kandungannya.

5. Perbanyak Shalawat dan Sedekah

Selanjutnya, amalan yang bisa dilakukan untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar adalah dengan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan sholawat, ijabah doa seseorang akan semakin dekat untuk dikabulkan. Apalagi jika dilakukan pada malam-malam kemuliaan.

6. Perbanyak Doa

Berdoa bisa dilakukan kapan pun dan dimana pun. Namun, ada waktu-waktu dan tempat yang mustajab untuk berdoa. Salah satunya pada malam Lailatul Qadar. Salah satu doa yang paling dianjurkan adalah ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII. Artinya, ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pema’af mencintai kema’afan, maka ma’afkanlah aku.

Aisyah berkata; “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam lailatul Qodar, apa yang harus aku ucapkan?”, beliau menjawab: “Ucapkanlah; ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ANNII”.” (HR. Ibnu Majah, yang dishahihkan oleh Al Albani).

7. Bersuci dan I’tikaf

Dalam Islam, bersuci merupakan hal yang wajib dilakukan sebelum melaksanakan ibadah. Bersuci bisa dengan mandi, jika hadats besar, atau berwudhu jika hadats kecil. Nah, sebelum melaksanakan I’tikaf menjemput malam Lailatul Qadar, muslim sangat dianjurkan untuk bersuci agar ibadah semakin khusuk dan nikmat.   

Setelah bersuci, amalan yang sangat dianjurkan untuk mendapat malam kemuliaan adalah I’tikaf. Berdiam diri di Masjid untuk melakukan banyak ibadah. Bisa dengan mengaji, shalat, dzikir, atau membaca Alquran. Niatkan diri untuk beri’tikaf, mendekatkan diri kepada Allah SWT. Niat I’tikaf bisa membaca “NAWAITUL I’TIKAF LILLAHI TA’ALA”.

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda tentang Lailatul Qadar, "Yaitu malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan." (Imam Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman, 3693).

 

Wallahu’alam Bishawab


Sumber: Rumahsyo,NU,Islami.co,Muslim,Panduan Ramadhan

 

Baca juga:

Ini Aktivitas Ngabuburit Produktif di Bulan Ramadhan 

Responsive image
Other Article
Responsive image
gomuslim
Get it on the play store