:
:
Destinasi
Pier-2 Art Center, Destinasi Unik dan Artistik di Selatan Taiwan

gomuslim.co.id – Jika kamu berlibur ke Taiwan, sempatkanlah untuk berkunjung ke The Pier-2 Art Center. Lokasinya berada di Dayong Road No 1, Distrik Yancheng, Kota Kaohsiung, kota terbesar kedua di Taiwan setelah Taipei. Selain murah, tempat ini sangat cocok bagi para pelancong yang menyukai hal-hal unik dan berbau seni.

Siapa sangka, tempat berkreasi anak muda dan seniman di kota pelabuhan ini awalnya merupakan gudang-gudang penyimpanan barang. Kawasan yang dibangun tahun 1973 ini menopang perindustrian di Taiwan. Begitu perekonomian bergeser, sebagian gudang tersebut tidak lagi dipakai.

Sekitar tahun 2000, pemerintah setempat menyulap kawasan ini menjadi salah satu destinasi yang menarik. Awalnya, pemerintah setempat tidak sengaja menemukan bangunan itu ketika mencari lokasi untuk menyalakan kembang api pada malam perayaan tahun baru.

Kemudian, para seniman dan penduduk lokal bersama-sama mempercantik Pier-2 Art Center menjadi tempat pameran seni dan menjadi tempat berkembangya seni budaya Taiwan. gomuslim berkesempatan mengunjungi kawasan yang mirip kota tua ini bersama awak media lainnya atas undangan Taiwan Tourism Bureau.

Tempat Pameran dan Museum Seni

Pier-2 Art Center tidak hanya berfungsi sebagai ruang pameran. Tetapi juga difungsikan sebagai museum. Pameran yang diadakan di Pier-2 Art Center biasanya di-display di luar dan di dalam ruangan. Lokasinya berada di dermaga yang sudah tidak terpakai dan populer disebut Yencheng Passenger Wharf. 

Begitu masuk area, mata langsung tertuju pada museum kereta baik miniatur kereta hingga kereta zaman dulu. Sisa rel dan gerbong kereta yang tidak terpakai menjadi magnet bagi pengunjung. Berjalan ke dalam, terlihat patung petani gendut yang menggemaskan berdiri di samping rel.  

Ada pula 3D wall painting, bentuknya sangat unik pada semua dinding. Rumah-rumahan bamboo, replika-replika juga tersedia di sana. Replika jamur, replika jamur ini jika dilihat dari sisi tertentu bisa seperti bentuk kepala manusia.

Selain itu, terdapat kereta yang sangat unik karena gerbongnya sangat kecil seperti ukuran anak-anak. Orang dewasa juga bisa menaiki kereta ini jika terlalu capek untuk jalan kaki. Harga keliling sepanjang museum The Pier-2 Art Center 150 NTD atau sekitar Rp 70.000.

Semakin ke tengah, ada patung trasnformer bumble bee yang cukup besar. Persis di depannya banyak orang yang bersepeda dan penyewaan sepeda. Biasanya sewa sepeda cukup merogoh kocek NTD 50 atau sekitar Rp10 ribu per 30 menit.

Sangat pas jika datang bersepeda mengelilingi kawasan The Pier-2 Art Center karena terdapat jalur khusus untuk bersepeda. Ditambah lagi lokasinya dekat dengan pesisir pantai, jadi suasananya sangat sejuk.

Lukisan-lukisan dinding di setiap bangunan membuat kawasan ini sangat cocok untuk berfoto ria. Instalasi seni dan juga patung-patung unik juga tidak kalah menarik. Oh ya, kalau kita memasuki wilayah outdoor tidak perlu mengeluarkan uang alias gratis.

Hanya saja, untuk masuk beberapa gedung seni atau menonton pertunjukan, harga tiket masuknya beragam. Bagi pelajar di Taiwan, cukup bayar setengah harga.

 

Baca juga:

Hari Kedua di Taiwan, Jelajah Taman Rekreasi EDA dan Festival Kebanggaan Formosa

 

Pilihan lainnya, pengunjung bisa keliling ke museum serta galeri seni seperti Wall Live House, Kaohsiung Museum of Labour, Tung Fang Institute of Technology, Shigeo Fukuda Design Museum and Mechanical Art. Bisa juga mengunjungi Holy Rosary Cathedral dan Museum of History.  

Setiap bulan pasti ada exhibitions. Isi dalam festival itu berbagai penemuan-penemuan unik berbakat karya anak sekolahan, kakek, nenek hingga karya para seniman ditampilkan. Pengunjung bisa mengecek jadwal kegiatan yang akan dihelat di laman http://pier-2.khcc.gov.tw/eng/home01.aspx?ID=1

Jajanan dan Resto Halal

Di sepanjang jalan juga terdapat stand penjaja pernak-pernik yang kebanyakan kerajinan tangan dan tidak ditemukan di tempat lain. Tidak hanya itu, beragam jajanan dan kuliner ada di sini. Pilihannya mulai dari resto, café, dan street food khas lokal sampai internasional.

Wisatawan muslim jangan khawatir sulit menemukan makanan halal. Karena tidak jauh dari parkiran Pier 2 Art Center, terdapat satu hotel yang megah. Restoran di hotel ini secara khusus menyajikan makanan halal dan bersertifikat halal. Pilihan makanannya pun enak. Baik dari hidangan pembuka sampai hidangan penutup.

Aneka makanan seperti nasi, seafood, dan sup begitu lezat di lidah. Tidak hanya itu, di tempat ini juga tersedia ruangan untuk shalat atau prayer room.  

Lokasi The Pier2 Art Center

Untuk menuju lokasi Pier-2 Art Center sangat mudah karena dekat dengan Love River. Kawasan ini dapat diakses menggunakan bus maupun KRT. Jika menggunakan bus, cukup menaiki bus dengan nomor 60 atau 214 menuju Wufu 4th road atau Dayong Road. Lalu berjalan menuju Pier-2 Art Center.

Sementara jika menggunakan KRT, pilih KRT jalur oranye menuju Stasiun Yanchengpu. Dari Exit 1 Anda dapat berjalan menyusuri Dayong Road menuju ke selatan untuk sampai di Pier-2 Art Center. (njs)

Jam operasional: Senin-Kamis 10:00-18.00, Jumat-Minggu 10.00:20.00

 

Baca juga:

Hari Ketiga di Taiwan, Asiknya Melihat Bunga Sakura dan Danau Indah di Nantou

Responsive image
Other Article
Responsive image