:
:
Catatan Pena
Ketakutan dan Kesedihan 

gomuslim.co.id - Ketakutan dan kesedihan paling hebat bukan saja karena miskin, bodoh, tersesat, dan terdzalimi. Ketakutan dan kesedihan terhebat adalah karena banyak harta tapi pelit, banyak ilmu tapi kikir, dan banyak kuasa tapi menindas.

Dalam kondisi seperti itu, semua orang akan membenci, menghinakan, dan meninggalkan. Hidup dalam kesendirian, keterasingan, dan kebencian. Kaya harta tapi miskin hati. Cerdas akal tapi bodoh nurani. Tinggi kuasa tapi rendah nilai. Berbagilah dalam berbagi kondisi agar hidup senang gembira.

Al-Baqarah [2]: 274

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

 

Orang-orang yang membelanjakan hartanya malam dan siang hari (secara) sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.

Oleh : Dr. KH. Shobahussurur, MA

(Ketua YPI Al Azhar Bidang Dakwah dan Sosial)

Responsive image
Other Article