:
:
Belajar Islam
Muslim Harus Lebih Cermat, Ada Produk Pangan Sekilas Halal

gomuslim.co.id - Berkunjung ke negeri orang secara tidak langsung memberikan ide dan inspirasi menulis yang sekiranya bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca, khususnya konsumen muslim. 

Kita sepakat bahwa perkembangan teknologi pangan menghasilkan produk pangan baru yang berkualitas serta memenuhi selera konsumen yang bermacam-macam. Di balik banyaknya produk pangan baru yang beredar, konsumen muslim perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap status kehalalan produk yang akan dikonsumsi.

Kali ini, penulis memberikan dua contoh produk pangan yang secara sekilas halal, namun membingungkan dan membuat penasaran konsumen muslim. Contoh pertama, wine non-alkohol dengan klaim halal yang membuat heboh jagad pameran produk halal di Jogja Expo Center pada 11-14 Oktober 2018. 

Distributor produk tersebut menjelaskan "minuman ini difermentasi dengan proses yang sama seperti pembuatan wine tapi lebih pendek proses fermentasinya dibanding wine komersial dan tidak mengandung alkohol serta sudah mendapatkan sertifikat halal dari suatu Halal Certification Bodies".

Produk kedua, ini berupa makanan yang dikhususkan untuk vegetarian. Oke kembali ke topik, produk ini disebut "texturized vegetable protein" dibuat dari protein kedelai yang diberikan perlakuan khusus sehingga tekstur menyerupai daging babi. Di bagian komposisi juga tidak mengandung daging babi ataupun flavor daging babi.

Lalu bolehkah dikonsumsi oleh konsumen muslim? Berdasarkan Sistem Jaminan Halal LPPOM MUI, produk yang sifat sensorisnya (warna, aroma, rasa) menyerupai produk yang statusnya haram tidak bisa disertifikasi halal. Hal tersebut dikarenakan untuk kehati-hatian dan sebagai proteksi LPPOM MUI agar konsumen muslim tidak mendekati apalagi mengkonsumsi produk yang haram.

Bila terbiasa mengkonsumsi produk menyerupai yang haram, dikhawatirkan di kemudian hari konsumen tersebut akan terbiasa mengkonsumsi produk pangan yang jelas haramnya karena sifat sensorisnya yang sangat identik atau sulit dibedakan. Semoga Allah SWT menjauhkan kita dari mengkonsumsi produk yang sekilas halal (tidak memgandung khamr dan babi serta turunannya) namun jelas menyerupai produk haram aslinya. (foto:ilustrasi)

Artikel oleh: Agam Gunawan (Auditor Sertifikasi Halal LPPOM MUI DKI Jakarta)

Responsive image
Other Article
Responsive image